Tradisi Ruwat Agung Samin Klopoduwur Blora Resmi Diakui Negara

  • Share

Warga Samin, Blora, Jawa Tengah, menggelar tradisi Ruwat Agung.(MI)

KEARIFAN lokal tradisi Ruwat Agung warga Samin Klopoduwur, Kabupaten Blora, Jawa Tengah mendapat sertifikat Kekayaan Intelektual Komunal (KIK) dari Kementrian Kementerian Hukum dan HAM. Setiap memasuki bulan Suro atau sekitar Juli, warga Samin Klopoduwur, Kabupaten Blora menggelar kearifan lokal tradisi Ruwatan Agung sebagai bentuk rasa syukur terhadap Tuhan YME atas keberkahan yang diberikan, baik itu kesehatan, keselamatan maupun rezeki.

Dalam tradisi itu, kegiatan yang dilakukan adalah makan dan doa bersama hingga pagelaran wayang kulit. Acara tersebut menjadi daya tarik bagi warga, tidak hanya dari Samin, tetapi juga dari berbagai daerah lain seperti Rembang, Pati, Kudus dan Bojonegoro.

Ruwat Agung warga Samin Klopoduwur tahun ini diperkirakan akan lebih semarak dibandingkan tahun sebelumnya. Pasalnya, kearifan lokal tersebut telah mendapatkan sertifikat Kekayaan Intelektual Komunal (KIK) dari Kementrian Kementerian Hukum dan HAM.

Baca juga : Penanaman Pohon Pinang Selaraskan Pembangunan dan Alam

Asisten 1 Sekretariat Daerah Kabupaten Blora Agus Puji Mulyono mengungkapkan pemberian sertifikat KIK adalah sebagai bukti bahwa negara hadi dan mengakui bahwa bahwa Blora memiliki budaya yang patut dijaga.

“Ini juga dorongan agar masyarakat terus merawat budaya tradisi,” ujar Agus.

Bupati Blora Arief Rohman mengaku bangga atas penghargaan dan sertifikasi terhadap tradisi dan seni budaya yang telah berakar di masyarakat daerah ujung timur Jawa Tengah itu. Bahkan berbagai upaya dilakukan untuk menggali kebudayaan daerah yang mungkin telah punah untuk dihidupkan kembali.

“Potensi seni dan budaya di Blora sangat tinggi. Ini nanti menjadi salah satu yang akan mengangkat Blora ke kancah Internasional selain hutan jati,” kata Arief Rohman. (Z-11)

 

Source link

  • Share

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *