TNI Bangun Jalan 5 Km Lewat Program TMMD di Kosambi, Penantian Warga selama 50 Tahun

  • Share

TANGERANG, iNews.id – Kodim 0510/Tigaraksa melaksanakan Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) di Desa Kosambi, Kecamatan Sukadiri, Kabupaten Tangerang, Banten. Program tersebut yakni pembangunan jalan sepanjang 5 kilometer yang menghubungkan Kosambi dengan desa-desa sekitarnya.

Desa Kosambi memang telah lama terisolasi dari kemajuan infrastruktur. Warga desa seringkali harus menghadapi jalan yang rusak parah, terutama saat musim hujan.

“Dulu, setiap kali hujan, jalanan berubah menjadi lumpur yang membuat kami kesulitan untuk keluar desa,” ujar Eman, petani yang telah tinggal di Desa Kosmabi lebih dari 70 tahun, Rabu (12/6/2024).

“Kami berharap selama bertahun-tahun agar ada perbaikan, tapi baru sekarang impian itu terwujud,” katanya lagi.

Sebelumnya jalan desa ini dalam kondisi sangat memprihatinkan, penuh dengan lubang dan sering tergenang air saat hujan. Hal ini mengakibatkan sulitnya akses bagi masyarakat untuk beraktivitas sehari-hari, termasuk menuju ke sekolah, pasar dan pusat kesehatan.

Upaya Kolaboratif TNI dan Masyarakat

Program TMMD ini tidak hanya melibatkan personel TNI, tetapi juga masyarakat setempat. Kolaborasi ini menunjukkan semangat gotong-royong yang menjadi ciri khas bangsa Indonesia.

Ratusan personel gabungan TNI/Polri dan Satpur, Banpur bekerja bahu-membahu dengan warga desa untuk menyelesaikan pembangunan jalan.

“Kami sangat bangga dan bersyukur atas bantuan dari TNI. Mereka tidak hanya membangun jalan, tetapi juga membangkitkan semangat kebersamaan di desa kami,” ujar Siti, warga yang turut membantu dalam proyek ini.

Dampak Positif bagi Masyarakat

Kepala Desa Kosambi Dede mengungkapkan rasa syukur dan terima kasihnya kepada TNI dan seluruh pihak yang terlibat dalam TMMD ini.

“Kami sudah menunggu jalan yang layak ini selama 50 tahun. Terima kasih kepada TNI dan Pemerintah semua yang telah membantu merealisasikan impian kami. Kini, anak-anak kami bisa pergi ke sekolah dengan aman dan nyaman, petani dapat mengangkut hasil bumi tanpa kendala dan akses menuju fasilitas kesehatan menjadi lebih mudah,” ujar Dede.

Editor: Donald Karouw

Source link

  • Share

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *