Tentara AS Perkosa Perempuan Jepang, Picu Kemarahan Warga Okinawa

  • Share

TOKYO, iNews.id – Publik Jepang murka terkait terulangnya kasus pemerkosaan yang dilakukan tentara Amerika Serikat (AS) yang bertugas di Okinawa terhadap perempuan dewasa. Kasus pemerkosaan melibatkan tentara AS yang bertugas di Jepang sudah kerap terjadi.

Seorang personel Marinir AS Jamel Clayton ditangkap pada Mei kemudian didakwa atas tuduhan pemerkosaan dan kekerasan oleh Kantor Kejaksaan Distrik Naha pada 17 Juni.

“Kejahatan keji sekali lagi terungkap, menimbulkan kekhawatiran besar bagi warga Okinawa. Saya sangat marah,” kata Gubernur Okinawa, Denny Tamaki, seperti dikutip dari kantor berita Kyodo, Sabtu (29/6/2024).

Clayton dituduh mencekik, membuka celana, lalu berusaha melakukan hubungan seksual dengan korban di Desa Yomitan pada 26 Mei.

Serangan tersebut menyebabkan korban menderita luka sehingga harus dirawat di rumah sakit selama sekitar 2 pekan.

Ini bukan satu-satunya kasus. Pada Selasa lalu, jaksa mendakwa tentara AS lainnya, Brennon Washington, atas tuduhan pelecehan seksual serta penculikan anak di bawah umur. Peristiwa itu terjadi pada Desember 2023.

Pria 25 tahun itu mengajak seorang remaja perempuan untuk berbicara dengannya pada 24 Desember. Dia lalu membawa korban dengan mobilnya ke sebuah taman di Yomitan, Okinawa.

Pada kesempatan itu Brennon sempat menjamah tubuh korban.

Pemerintah Prefektur Okinawa kemudian mengajukan protes ke pangkalan AS atas insiden di wilayahnya. Disebutkan, pangkalan telat memberi tahu pemerintah atas insiden tersebut.

Menurut Denny, serangkaian kejadian ini menimbulkan kekhawatiran bagi warga yang terpaksa tinggal di dekat pangkalan AS.

Setidaknya satu orang tewas dan beberapa lainnya luka dalam kecelakaan saat demonstrasi terhadap relokasi Pangkalan Udara Korps Marinir AS Futenma di Okinawa.

Meski ditentang penduduk asli, Pemerintah Jepang berupaya merelokasi pangkalan militer AS di Okinawa. Saat ini, pangkalan AS berada di kawasan padat penduduk di Ginowan dan Tokyo sehingga akan dipindah ke wilayah pesisir Henoko yang berpenduduk lebih sedikit. Ini sesuai perjanjian yang ditandatangani pada 1996.

Lebih dari 50.000 tentara AS dikerahkan di Jepang berdasarkan perjanjian pertahanan kedua negara sejak akhir Perang Dunia II pada 1945.

Editor : Anton Suhartono

Source link

  • Share

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *