Tak Cuma Cuaca Panas dan Olahraga, Makanan dan Minuman Ini Juga Bisa Memicu Keringat

  • Share

TEMPO.CO, Jakarta – Apakah cuaca panas atau Anda baru saja berolahraga, kedua hal itu bisa jadi penyebab banyaknya keringat yang keluar. Namun, tak banyak yang sadar bahwa makanan atau minuman juga bisa memicu keringat bercucuran.

Berkeringat setelah makan mungkin tampak berbeda pada setiap orang tapi sering terjadi di sekitar wajah, leher, atau kening. Orang berkeringat untuk membantu mendinginkan tubuh. Inilah cara untuk membantu menjaga suhu tubuh,” jelas pakar diet Yasi Ansari kepada HuffPost.

Meski makanan dan minuman bisa berdampak berbeda pasa setiap orang, ada makanan yang bisa lebih memicu kerja kelenjar keringat dibanding yang lain. Berikut beberapa makanan atau minuman yang bisa memicu produksi keringat berlebih.

Makanan pedas
Apapun sumbernya, saus sambal pedas atau cabai hijau, ada zat pada makanan pedas yang disebut capsaicin yang bisa merangsang keringat, kata Amy Kimberlain, pakar diet dan juru bicara di Akademi Nutrisi dan Diet Amerika Serikat.

“Capsaicin mengikat reseptor saraf, yang mentransmisikan sinyal ke otak dan diterjemahkan sebagai panas. Tubuh pun kemudian berusaha mendinginkan diri,” paparnya.

Makanan dan minuman panas
Kimberlain juga mencatat minum secangkir kopi panas atau makan semangkuk sup hangat meningkatkan temperatur internal tubuh. Ketika suhu naik, kelenjar ekrin melepas keringat yang menyejukkan tubuh saat menguap, menurut Mayo Clinic.

Iklan

Alkohol
Pernahkan memperhatikan bagaimana wajah seseorang memerah setelah minum bir, anggur, atau koktail? Alkohol mempercepat detak jantung dan pembuluh darah di kulit melebar. 

“Hal ini bisa menyebabkan kulit memanas dan meningkatkan suhu tubuh yang bisa memicu lebih banyak keringat. Dan jika orang terus minum dan tidak makan, ini bisa menurunkan kadar gula darah yang dapat menyebabkan gugup, gemetar, dan berkeringat,” tutur Ansari.

Kafein
Makanan adan minuman yang mengandung kafein merangsang sistem saraf pusat, yang mengaktivasi kelenjar keringat, kata WebMD.

Daging
Tubuh perlu waktu lebih lama dan energi lebih besar untuk mencerna daging sehingga menyebabkan berkeringat. Kasus ini lebih tertuju pada orang yang mungkin lebih sulit mencerna protein hewani, jelas Kimberlain.

Pilihan Editor: Tanda Berkeringat Malam Sudah Menandakan Kondisi Serius, Jangan Abaikan

Source link

  • Share

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *