Tabung Gas 3 Kg Meledak Saat Persiapan Pernikahan, 7 Warga Ciamis Alami Luka Bakar

  • Share

Warga mengevakuasi 7 korban ledakan tabung gas elpiji 3 kg di Dusun Pangligaran, Desa Medanglayang, Kabupaten Ciamis.(MI/Dok BPBD Kabupaten Ciamis)

SEBUAH tabung gas 3 kilogram meledak di Dusun Pangligaran, Desa Medanglayang, Kecamatan Panumbangan, Kabupaten Ciamis, Jawa Barat. 

Kejadian yang terjadi Jumat (28/6) pukul 11.00 WIB menyebabkan 7 orang mengalami luka bakar. Mereka kemudian dilarikan ke Puskesmas dan rumah sakit.

Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Ciamis Ani Supiani mengatakan pihaknya mendapat laporan ada 7 orang warga mengalami luka bakar setelah sebuah tabung gas 3 kg meledak di Dusun Pangligaran. Kejadian itu menyebabkan para korban dievakuasi warga dilarikan ke Puskesmas Panumbangan setelah mengalami luka bakar pada tubuhnya.

Baca juga : Pertamina Tambah 11,4 Juta Gas Elpiji 3 Kg untuk Idul Adha

“Kami baru menerima laporan ada 7 warga mengalami luka bakar pada tubuhnya dan 2 orang langsung dirujuk ke RSUD Ciamis, karena terbakar mencapai 50%. Ledakan gas 3 kg terjadi di rumah Neneng, 70, pemilik rumah yang akan menggelar persiapan syukuran pernikahan anaknya,” kata Ani, Jumat (28/6).

Ia mengatakan, bocornya tabung gas melon 3 kg membuat juru masak kaget dan bergegas memasukan ke dalam ember berisi air, karena adanya sumber api lainnya dari tungku terjadi ledakan keras dan membuat 7 orang pemasak mengalami luka bakar. 

Akibat kejadian itu, saudara dan warga setempat yang melihat langsung berlarian untuk menyelamatkan para korban ke tempat yang lebih aman.

Baca juga : Pengguna Elpiji 3 Kg Didata secara Digital untuk Pastikan Penyaluran Tepat Sasaran

“Warga setempat dibantu petugas membawa 7 korban untuk mendapat perawatan ke Puskesmas Panumbangan dan Klinik Setia Medika. Para korban bernama Eti Rohayati, 56, Inah, 64, Ene, 65, Azka, 3,5, Fahri, 12, Rohiman, 52, Ajat Sudrajat, 30. Dua korban harus durujuk ke RSUD Ciamis karena luka bakar mencapai 50% lebih yakni Eti Rohayati dan Azka meski yang lainnya bisa pulang,” ujarnya.

Menurutnya, persiapan syukuran pernikahan di Dusun Pangligaran, Desa Medanglayang telah membuat suasana menjadi duka setelah tujuh orang saudara dan warga luka bakar hingga berdampak pada kaca dapur dan rumah pecah berantakan. 

Saat ini, ketujuh korban telah mendapat perawatan medis dan 2 di antaranya harus dirujuk ke RSUD Ciamis.

“Kami mengimbau agar warga supaya selalu waspada, jika mendengar gas 3 kg mengalami bocor harus segera memasukan ke dalam air dan jauhi dari api. Mudah-mudahan, 2 orang korban yang mengalami luka bakar kembali sehat dan sembuh kembali,” paparnya. (Z-1)

Source link

  • Share

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *