Soroti Revisi UU Kementerian Negara, PDIP Contohkan Empire Building Syndrome

  • Share

TEMPO.CO, Jakarta – Rapat pleno Badan Legislasi atau Baleg DPR hari ini menyepakati Revisi Undang-undang Kementerian Negara menjadi usul inisiatif Dewan Perwakilan Rakyat. PDI Perjuangan alias PDIP menyoroti Revisi UU Kementerian ini.

“Ada suatu penyakit birokrasi yang disebut dengan empire building syndrome, sindrom untuk membangun kerajaan, sindrom banyak departemen, berbagai organisasi,” kata Ketua DPP PDIP, Djarot Saiful Hidayat, dalam konferensi pers di kawasan Menteng, Jakarta Pusat pada Kamis, 16 Mei 2024.

Dia pun khawatir empire building syndrome ini dapat menyebabkan berbagai ekses negatif. Misal, tumbuhnya ego sektoral, tumpang tindih kementerian satu dengan yang lain, dan sebagainya. 

“Ini dikhawatirkan makin tumbuh suburnya nepotisme, korupsi, dan kolusi,” tutur Djarot.

Pada kesempatan itu, dia juga menyebut bahwa PDIP telah memberikan warning atau peringatan, supaya Revisi Undang-undang Kementerian Negara tidak digunakan untuk kepentingan politik.

“Jangan lah terjadi, misalnya RUU Kementerian Negara itu hanya untuk bagi-bagi kekuasaan, bagi-bagi kursi, bagi-bagi kue untuk mengakomodasi berbagai macam kepentingan partai politik yang kemarin memenangkan Pak Prabowo,” ujar Djarot.¬†

Iklan

Sebelumnya Wakil Ketua Baleg DPR, Achmad Baidowi alias Awiek, mengatakan seluruh perubahan dalam draf RUU Kementerian Negara telah diputuskan melalui musyawarah mufakat. Ini terutama penjelasan Pasal 10 yang dihapus dan perubahan pada Pasal 15 ihwal angka jumlah Kementerian.

Dalam Pasal 15 RUU tentang Kementerian Negara itu berbunyi, “jumlah keseluruhan kementerian sebagaimana dimaksud dalam Pasal 12, Pasal 13, dan Pasal 14 ditetapkan sesuai dengan kebutuhan Presiden dengan memperhatikan efektivitas penyelenggaraan pemerintahan.”

Perubahan lainnya, kata Awiek, terdapat penambahan ketentuan mengenai tugas Pemantauan dan peninjauan Undang-Undang di ketentuan penutup.

Pilihan Editor: Gerindra Jaring Tiga Tokoh Perempuan untuk Pilkada Semarang 2024, Begini Mekanismenya

AMELIA RAHIMA | ANDI ADAM

Source link

  • Share

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *