Rektor Unri Sri Indarti Bantah Kriminialisasi Mahasiswa

  • Share

Ratusan mahasiswa dari BEM Universitas Riau menggelar aksi unjukrasa ‘Evaluasi tahun terakhir kepemimpinan Gubernur Riau'(ANTARA FOTO/Rony Muharrman)

REKTOR Universitas Riau (Unri) Profesor Sri Indarti akhirnya angkat bicara. Hal itu terkait dengan hebohnya pemberitaan kriminalisasi mahasiswanya dari Fakultas Pertanian yakni Khariq Anhar yang disebut melakukan video protes di akun media sosial @aliansimahasiswapenggugat tentang kian mahalnya biaya pendidikan di kampus negeri dengan warna almamater biru langit itu.

“Terkait dengan pemberitaan yang beredar luas, saya Prof. Dr. Hj. Sri Indarti, SE.,M.Si, selaku Rektor Universitas Riau (UNRI) menyampaikan beberapa hal sebagai berikut: Dari awal tidak ada laporan yang dilakukan kepada mahasiswa Universitas Riau, tetapi yang dilaporkan adalah akun atas nama Aliansi Mahasiswa Penggugat, yang menyebabkan terjadi misinformasi,” kata Sri dalam keterangannya yang diterima Media Indonesia, Kamis (9/5).

“Selaku Rektor Universitas Riau, saya tidak bermaksud untuk melakukan kriminalisasi terhadap mahasiswa saya sendiri, tidak membungkam kebebasan menyampaikan pendapat, dan tetap memberikan ruang untuk melakukan kritik, saran dan masukkan terhadap kebijakan-kebijakan, termasuk Iuran Pengembangan Institusi (IPI) dan Uang Kuliah Tunggal (UKT),” tambah Sri.

Baca juga : Unma Tindak Tegas Dekan terkait Manipulasi Nilai Mahasiswa

Selanjutnya, sambung Sri, karena hasil penyelidikan di Polda Riau sudah diketahui pemilik akun adalah mahasiswa Universitas Riau, maka persoalan ini tidak dilanjutkan, dan kami sudah berkoordinasi dengan Polda Riau.

“Melalui Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan dan Alumni, juga sudah disampaikan kepada mahasiswa yang bersangkutan, bahwa persoalan ini sudah selesai dan tidak dilanjutkan,” ungkapnya.

“Terkait dengan pembiayaan Pendidikan di Universitas Riau, kami mengedepankan Prinsip-Prinsip Keadilan demi menjamin Hak Masyarakat mendapatkan kesempatan untuk memperoleh pendidikan yang layak,” pungkasnya. (RK/Z-7)

Source link

  • Share

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *