Polres Sukabumi olah TKP Kasus Pembunuhan Lelaki Penyuka Sesama Jenis

  • Share

Ilustrasi(MI)

Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Sukabumi melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) ulang di rumah korban pembunuhan yang merupakan seorang lelaki penyuka sesama jenis atau homoseksual bernama Sutarjo alias Ceuceu. TKP dilakukan di Palabuhanratu, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, Selasa (7/5).

“Olah TKP ulang ini bertujuan untuk melengkapi penyidikan kasus dugaan pembunuhan, sekaligus agar rumah korban yang merupakan TKP di Perumahan Frinanda, Desa Citepus ini bisa dibersihkan oleh kerabat atau keluarga korban,” kata Kasat Reskrim Polres Sukabumi AKP Ali Jupri di Sukabumi, Selasa.

Ali mengatakan olah TKP ulang juga dilakukan sebagai bahan rekonstruksi dan untuk mengetahui di mana posisi korban dan kemana larinya pelaku. Polisi juga masih mencari apa saja yang bisa ditemukan di lokasi kejadian pembunuhan.

Baca juga : Polres Sukabumi Kota Tangkap Pelaku Pembunuhan Sopir Taksi Online

“Temuan ini masih didalami. Apakah ada motif lain tersangka berinisial A melakukan pembunuhan terhadap ceuceu, seperti ingin menguasai harta korban. Sebab pelaku mengaku kepada penyidik nekat menghabisi rekannya untuk membela diri dan menolak hubungan sesama jenis,” jelas Ali.

Seluruh penjuru ruang tidak ada satupun yang luput dari pemeriksaan baik lantai satu merupakan lokasi pembunuhan maupun lantai dua.

Sebelumnya diberitakan seorang lelaki yang diduga merupakan penyuka sesama jenis ditemukan tewas di dalam rumahnya pada Sabtu (4/5) sekitar pukul 03.30 WIB. Korban tewas dalam kondisi terlentang tanpa pakaian dan terdapat dua tusukan senjata tajam.

Pelaku pembunuhan berhasil ditangkap oleh Tim Buser Satreskrim Polres Sukabumi di dalam bus jurusan Palabuhanratu-Bogor tepatnya di wilayah Kecamatan Parungkuda, Kabupaten Sukabumi. Tersangka berinisial A ternyata merupakan rekan korban yang baru saja tiba dari Lebak, Banten. (Z-11)

Source link

  • Share

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *