Polisi Bekuk 2 Pelaku Pemerasan Bermodus Tukar Uang Receh di Palmerah

  • Share

TEMPO.CO, Jakarta – Polres Jakarta Barat membekuk dua pelaku pemerasan terhadap karyawan Toko Cahaya Fried Chicken, Palmerah, Jakarta Barat, pada Jumat 31 Mei 2024. Kedua pemalak melancarkan aksinya dengan dalih menukarkan uang receh.

Peristiwa ini terekam kamera pengawas dan videonya viral di media sosial. Dalam rekaman tersebut, tampak dua pelaku berboncengan motor. Satu pelaku turun dan menyodorkan kantong plastik hitam berisi uang receh kepada karyawan kedai, lantas memaksa menukar uang tersebut dengan lembaran duit senilai Rp 2,5 juta. Namun saat diperiksa, kantong itu hanya berisi Rp 400 ribu.

Mengetahui aksi kejahatan itu, polisi bergerak cepat dan berhasil membekuk kedua pelaku dalam waktu 2 x 24 jam.

Kasat Reskrim Polres Jakarta Barat Ajun Komisaris Andri Kurniawan mengonfirmasi penangkapan tersebut. “Ya, pelaku sudah diamankan pada Minggu, 2 Juni 2024. Pelaku berjumlah dua orang berinisial PH dan AA alias Okem,” ujar Andri, kemarin, dikutip dari humas.polri.go.id.

Saat ini, pelaku masih dalam proses pemeriksaan oleh tim penyidik. Polisi belum membeberkan lebih lanjut kronologi lengkap aksi kejahatan yang menimpa karyawan kedai ayam goreng tersebut. “Nanti akan dibeberkan lebih detail dalam waktu dekat,” kata Andri.

Kasus ini menjadi sorotan setelah seorang pria terekam kamera CCTV memeras karyawan kedai ayam goreng dengan modus menukar uang receh.

Iklan

Adapun Kepala Unit Reskrim Polsek Palmerah Ajun Komisaris Roni menyatakan pihaknya sudah menindaklanjuti laporan yang diterima. Ia mengatakan aksi kejahatan kedua pelaku itu terjadi pada Jumat, 31 Mei 2024 siang hari.

“Pelaku mengaku total uang receh yang di berada di dalam kantong plastik tersebut sebanyak Rp 2,5 juta,” kata Roni.

ALPIN PULUNGAN

Pilihan Editor: MAKI Ungkap Ketidakpuasan Penanganan Kasus Timah di Kejagung, Duga Ada Konflik Internal Ihwal Status Robert Bonosusatya

Source link

  • Share

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *