PM Republik Ceko Petr Fiala Belasungkawa Atas Kecelakaan Kereta di kota Pardubice

  • Share

Tabrakan kereta yang terjadi pada Rabu malam, menyebabkan kepanikan di antara penumpang(X/HZS_Pardubice)

EMPAT orang tewas dan lebih dari dua lusin lainnya terluka setelah sebuah kereta penumpang bertabrakan dengan kereta barang di kota Pardubice, Republik Ceko, sekitar 100 kilometer (60 mil) sebelah timur ibukota Praha.

Tabrakan langsung terjadi Rabu, setelah pukul 11 malam (21:00 GMT) ketika kereta dengan lebih dari 300 penumpang sedang menuju ke timur menuju Ukraina, kata pejabat setempat.

“Saya dapat mengonfirmasi bahwa empat orang menderita luka yang tidak bisa diselamatkan,” kata Alena Kisiala, juru bicara layanan darurat setempat, kepada penyiar TV Ceko.

Baca juga : 4 Tewas, 26 Luka Akibat Kecelakaan Kereta di Republik Ceko

Kereta tersebut sedang dalam perjalanan dari Praha ke kota Chop di barat Ukraina, dekat perbatasan dengan Slovakia, dan banyak orang asing termasuk di antara penumpang. Dari 24 orang yang terluka, tiga dilaporkan dalam kondisi serius.

Perdana Menteri Republik Ceko Petr Fiala menyampaikan belasungkawanya atas apa yang dia sebut sebagai “bencana besar” di platform media sosial X.

“Kami semua memikirkan para korban dan yang terluka,” tulisnya.

Baca juga : Joe Biden Perbaharui Permohonan Bantuan Ukraina saat PM Ceko Mengunjungi

Puluhan unit polisi, pemadam kebakaran, dan layanan darurat dikirim ke lokasi kecelakaan, membantu mengevakuasi penumpang dari gerbong.

Rekaman yang dibagikan di situs berita idnes.cz menunjukkan setidaknya satu gerbong keluar dari rel, sementara foto lainnya menunjukkan bagian depan kereta yang hancur.

Layanan antara Praha dan kota-kota kecil Brno dan Ostrava dihentikan selama beberapa jam.

Televisi Ceko mengutip seorang juru bicara pemadam kebakaran yang mengatakan kereta barang tersebut membawa bahan kimia industri kalsium karbida, meskipun dua gerbong pertama kosong, sehingga tidak ada kebocoran.

Penyelidikan sedang dilakukan untuk mengetahui penyebab tabrakan tersebut. (Al Jazeera/Z-3)

Source link

  • Share

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *