PM Kanada Trudeau Dukung Proposal Gencatan Senjata Gaza

  • Share

Justin Trudeau.(AFP)

PERDANA Menteri Justin Trudeau mengatakan proposal gencatan senjata yang diajukan oleh Presiden AS Joe Biden ialah peluang perdamaian yang harus dimanfaatkan oleh semua pihak. Dalam postingan di media sosial, Trudeau mengatakan usulan kesepakatan menghentikan perang di Gaza dapat mengakhiri penderitaan dan merupakan kesempatan untuk kembali ke jalur perdamaian.

Kanada telah menyerukan gencatan senjata segera, peningkatan segera bantuan kemanusiaan tanpa hambatan, dan pembebasan semua sandera,” katanya.

Presiden AS Joe Biden telah menyampaikan yang menurutnya merupakan proposal gencatan senjata baru Israel untuk mengakhiri perang di Gaza. Dia mengatakan proposal tersebut telah dikirim oleh Qatar ke Hamas untuk ditanggapi.

Baca juga : Australia, Kanada, Selandia Baru Peringatkan Israel akan Penderitaan di Gaza

Pengumuman Biden tentang proposal gencatan senjata mencegah Netanyahu bermanuver lagi. 

Lebih lanjut Mustafa Barghouti, sekretaris jenderal Inisiatif Nasional Palestina dan mantan menteri informasi Palestina, bergabung dengan Al Jazeera langsung dari Madrid untuk membahas perkembangan ini. “Deklarasi ini dan rincian yang kami dengar dengan jelas menunjukkan bahwa Israel dan Amerika Serikat sama-sama mengakui kegagalan perang Israel di Gaza. Dalam arti, mereka telah gagal mencapai semua tujuannya,” kata Barghouti.

“Mereka telah gagal dalam melakukan pembersihan etnis terhadap rakyat Palestina di Gaza. Mereka gagal memberantas perlawanan Palestina. Mereka gagal memulangkan tahanan Israel tanpa kesepakatan pertukaran dan hal itu akan berdampak sangat besar pada Netanyahu dan masa depannya dalam jangka panjang,” ujar Barghouti kepada Al Jazeera.

Baca juga : Belum Hentikan Pengiriman, AS hanya Kecam Penggunaan Senjatanya di Gaza

“Terakhir, hal terpenting ialah memastikan Netanyahu tidak bermain-main lagi. Fakta bahwa Biden memutuskan untuk menyatakan sendiri poin-poin ini ialah caranya mengepung Netanyahu dan mencegahnya melakukan manuver lagi,” tambahnya.

Sebelumnya, Presiden AS Joe Biden mengatakan bahwa pemerintahannya menolak permohonan Pengadilan Kriminal Internasional (ICC) untuk mengeluarkan surat perintah penangkapan terhadap para pemimpin Israel, dengan mengatakan tidak ada kesetaraan antara Israel dan Hamas. “Yang terjadi bukanlah genosida. Kami menolak hal itu dan kami akan selalu mendukung Israel dan ancaman terhadap keamanannya,” katanya pada acara Bulan Warisan Yahudi Amerika di Gedung Putih pada Jumat (30/5).

Biden mengatakan bahwa dukungannya terhadap keselamatan dan keamanan warga Israel sangat kuat dan bahwa ia berdiri bersama Israel untuk menghabisi pimpinan Hamas Yahya Sinwar dan para penjagal Hamas lain. Pekan lalu, Mahkamah Internasional (ICJ) mengabulkan permintaan Afrika Selatan untuk memerintahkan Israel segera menghentikan serangan militernya di Rafah, sebagai bagian dari kasusnya yang menuduh Israel melakukan genosida di Gaza. (Aljazeera/Z-2)

Source link

  • Share

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *