Penjelasan Perseroan terkait Masuknya IPTV dalam Papan Pemantauan Khusus BEI

  • Share

JAKARTA, iNews.id – PT MNC Vision Networks Tbk (IPTV), telah masuk dalam Papan Pemantauan Khusus BEI di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada 31 Mei 2024. IPTV memahami fluktuasi harga saham ini dapat menimbulkan kekhawatiran bagi investor, dan perseroan ingin menggunakan kesempatan ini untuk memberikan kejelasan dan menegaskan kembali komitmen perseroan terhadap penciptaan nilai jangka panjang.

BEI baru-baru ini menerapkan sistem Full Call Auction untuk saham-saham pada Papan Pemantauan Khusus. Beberapa kriteria yang menjadi pemicu masuknya saham Perseroan adalah rata-rata harga saham selama enam bulan terakhir di pasar reguler yang kurang dari Rp51 dan isu yang terkait dengan likuiditas.

Seperti yang diumumkan sebelumnya dalam keterbukaan informasi perseroan pada akhir tahun 2023, IPTV telah memutuskan untuk mendivestasikan pelanggan dan jaringan broadbandnya, masing-masing ke Indosat dan Asianet. Hal ini mencerminkan keputusan strategis untuk menyederhanakan operasi dan berkonsentrasi pada bidang-bidang di mana Perseroan memiliki keunggulan kompetitif dan memungkinkan perusahaan mengalokasikan sumber daya secara lebih efisien dan memprioritaskan investasi dalam meningkatkan platform distribusi konten perusahaan.

Dalam lanskap media berbasis langganan saat ini, sangat penting untuk meminimalisir belanja modal dan tetap memberikan produk dan layanan berkualitas tinggi. Dengan 2 layanan TV berbayar satelit DTH, MNC Vision dan K-Vision, serta layanan IPTV melalui MNC Play dan Vision+ TV, total pelanggan sudah mendekati 13 juta. Perseroan memiliki posisi yang baik di pasar dan memiliki daya tawar yang kuat untuk mendapatkan konten yang dicari dan berkualitas tinggi yang dapat menjadi pendorong signifikan untuk lebih meningkatkan basis pelanggan perseroan.

Perseroan memiliki siaran olahraga terkemuka di bulan Juni, EURO 2024. Selain itu, dengan perkiraan peningkatan pelanggan yang signifikan pada periode tersebut, IPTV telah menyiapkan berbagai paket konten untuk mempertahankan pelanggan dan mengurangi churn.

Selain itu, IPTV juga berupaya memperluas basis pelanggan dengan memasuki pasar regional lain, seperti Malaysia, dimana operasional IPTV sudah berjalan melalui OK Vision. Sebagai tambahan, perseroan juga akan fokus menjual produknya kepada pelanggan korporasi, termasuk namun tidak terbatas pada hotel dan rumah sakit di Indonesia. 

Saat ini Perseroan melalui dua brandnya yaitu MNC Vision dan K-Vision telah merambah banyak hotel dan rumah sakit khususnya di pulau Jawa dan Bali. Mengingat besarnya potensi pasar di sektor korporasi, Perseroan akan sangat menekankan pertumbuhan penjualan untuk sektor korporasi di luar Pulau Jawa dan Bali.

Sebagai penutup, IPTV dengan tegas kembali menekankan upaya pada pengambilan berbagai langkah proaktif untuk menjaga kepentingan seluruh pelaku pasar modal selama periode ini dan upaya ini akan membuahkan hasil positif dalam jangka panjang untuk meyakinkan keberlanjutan pemegang saham dan komitmen IPTV untuk kepentingan semua pihak.

Editor : Aditya Pratama

Source link

  • Share

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *