banner 728x250

Pembangunan pembangunan NCICD dan Potensi Wisata Jakarta Utara di Tahun 2025

  • Share
banner 468x60

Jakarta Utara (Jakut) memfokuskan pada dua aspek pembangunan utama pada tahun 2025: NCICD dan pengembangan kawasan wisata sejarah. Dalam Musrenbang Tahun 2024 di Kantor Wali Kota Jakarta Utara, Tanjung Priok, Penjabat Gubernur DKI Jakarta, Heru Budi Hartono, mengungkapkan urgensi pembangunan NCICD untuk mengatasi banjir Wisata Jakarta Utara.

Pembangunan NCICD menjadi solusi terhadap banjir yang disebabkan oleh rob dan hujan intensitas tinggi di Jakarta Utara. Heru menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah daerah dan pusat dalam menangani masalah ini.

Example 300x600

Baca juga: AHY Bantah Tawaran Jabatan Menteri Koordinator: “Saya Tidak Ada Komunikasi Tentang Itu”
Baca juga: Jaleswari Pramodhawardani Akhirnya Mundur dari Jabatan Deputi V Kepala Staf Kepresidenan

“NCICD adalah langkah krusial dalam menghadapi tantangan banjir di Jakarta. Melalui kolaborasi dengan pemerintah pusat, kita dapat menyelesaikan masalah ini secara efektif,” ungkap Heru.

Pembangunan NCICD akan melibatkan kerja sama antara pemerintah daerah dan pusat. Meskipun biayanya besar, namun hal ini dianggap sebagai investasi penting untuk menjaga Wisata Jakarta Utara dan kawasan sekitarnya dari ancaman banjir.

Heru menjelaskan, “Penurunan muka tanah di Jakarta Utara mencapai antara 70 centimeter hingga 1 meter. Oleh karena itu, NCICD harus dibangun dengan segera untuk mengatasi masalah ini.”

Selain pembangunan NCICD, pengembangan kawasan wisata sejarah menjadi prioritas dalam Musrenbang. Jakarta Utara bertujuan untuk mengembangkan potensi sejarahnya menjadi daya tarik wisata yang menarik.

Heru menekankan, “Kota Administrasi Jakarta Utara harus menjadi pusat kawasan wisata sejarah yang berorientasi pada cerita kelahiran Jakarta. Hal ini akan meningkatkan pariwisata dan ekonomi lokal.”

Heru juga mengajak peserta Musrenbang untuk memperhatikan kondisi global dalam menyusun Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Tahun 2025. Hal ini sebagai upaya untuk menjaga keterkaitan Jakarta Utara Tahun 2025 dengan perkembangan global.

“Kondisi global harus menjadi pertimbangan utama dalam perencanaan pembangunan Jakarta Utara. Dengan memperhatikan tren global, kita dapat mengambil langkah yang tepat untuk masa depan kawasan ini,” tambah Heru.

Wilayah Jakarta Utara memiliki potensi ekonomi yang signifikan, terutama melalui Pelabuhan Tanjung Priok yang menjadi pusat ekspor dan impor. Hal ini menjadi salah satu keunggulan bagi Provinsi DKI Jakarta dalam meningkatkan pertumbuhan ekonomi dan menghadapi tantangan global.

Pembangunan NCICD dan pengembangan kawasan wisata sejarah di Jakarta Utara Tahun 2025 menandai komitmen pemerintah dalam menghadapi tantangan dan memanfaatkan potensi untuk masa depan yang lebih baik. Dengan sinergi antara berbagai pihak dan perhatian terhadap kondisi global, Jakarta Utara siap untuk berkembang menjadi pusat kawasan yang berkelanjutan dan menarik bagi wisatawan lokal maupun internasional.

 

banner 325x300
banner 120x600
  • Share

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *