Pelatih Tottenham Kecewa Reaksi Suporter di Stadion Usai Kalah dari City

  • Share

Pelatih ottenham Hotspur Ange Postecoglou .(instagram Spurs)

PELATIH Tottenham Hotspur Ange Postecoglou menyebut fondasi klub sangat rapuh setelah kekalahan dari Manchester City 0-2 di kandang, Rabu (15/5). Pasalnya, kekalahan tersebut mengakhiri harapan mereka untuk tampil di Liga Champions musim depan.

Postecoglou kecewa dengan reaksi di stadion yang seolah mendua. Pasalnya, jika memetik poin Tottenham dipandang oleh suporter memberi karpet merah bagi rival London Utara Arsenal dalam perburuan gelar Liga Primer.

The Lilywhites sejatinya perlu mengalahkan City di Stadion Tottenham Hotspur untuk menjaga harapan finis empat besar tetap hidup.

Baca juga : Tottenham Hotspur vs Newcastle, Postecoglou: Kemenangan Jadi Kewajiban

“Fondasinya sangat rapuh, 48 jam terakhir telah menunjukkan hal itu kepada saya,” kata Postecoglou.

“Di dalam klub, di luar klub. Di luar, di dalam, di mana-mana. Ini sesuatu yang menarik. Ini sebuah pengamatan saya,” imbuhnya.

Menjelang pertandingan, Postecoglou bingung oleh sejumlah suporter Spurs yang senang kalah dari City karena akan merusak peluang Arsenal meraih gelar.

Baca juga : Ange Postecoglou Kecewa dengan Pendukung Tottenham Hotspur

Spurs memberikan perlawanan yang kuat melawan City tetapi gol pembuka Erling Haaland pada menit ke-51 disambut dengan teriakan pendukung tuan rumah yang mengejek Arsenal.

Suasana di stadion pun terasa datar meski pemain di lapangan yang berusaha mengejar gol membutuhkan dukungan.

“Tentu saja begitu (memengaruhi pemain). Memang begitulah adanya. Saya tidak bisa mendikte apa yang dilakukan orang. Mereka diizinkan untuk mengekspresikan diri mereka sesuka mereka,” ujar Postecoglou.

Postecoglou juga sempat terekam berdebat dengan seorang penggemar Tottenham di stadion. Dua suporter juga sempat terekam melakukan selebrasi Poznan bak fans City tak lama setelah gol pembuka Haaland.

“Saya ingin sukses di klub sepak bola ini, itu sebabnya saya didatangkan. Jadi apa yang orang lain rasakan tidak menjadi perhatian saya. Saya tahu apa yang penting untuk membangun tim pemenang, itulah yang perlu saya konsentrasikan,” tukas pelatih asal Australia itu (BBC/P-5).

 

Source link

  • Share

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *