Pelajar SMA Labschool Cirendeu Tangsel Bawa Misi Budaya ke Festival Internasional Polandia

  • Share

Tim SMA Labschool Cirendeu, Tangerang Selatan yang akan berangkat ke Polandia.(Dok SMA Labschool Cirendeu, Tangerang Selatan )

PELAJAR SMA Labschool Cirendeu, Tangerang Selatan (Tangsel) mewakili Indonesia pada International Folk Festival Eurofolk, Zamosc Polandia.Even yang diikuti 7 negara ini akan berlangsung pada 8- 15 Juli 2024.

Partisipasi Indonesia yang diwakili para pelajar SMA Labschool Cirendeu ini dalam rangka membawa misi budaya mengharumkan Indonesia.

“Pada festival ini kita membawa misi budaya Indonesia tujuannya memperkenalkan budaya negara kita sekaligus untuk mengharumkan Indonesia. .Juga baaganak muda kita untuk mencintai budayanya sehingga anak anak Indonesia sadar bahwa budaya Indonesia itu keren, ” kata Nadia Vijanti representative dan pelatih CIOFF Indonesia pada pelepasan di Auditorium SMA Labschool Cirendeu,Tangsel, Sabtu (29/6).

Baca juga : Senam Berbasis Seni Budaya hingga Tarian Tradisional Meriahkan CFD

CIOFF (Conseil International des organisations de Festivals de Folklore et d’Arts Traditionnels) Indonesia ,merupakan organisasi non-profesi dan organisasi budaya internasional dibawah UNESCO.

Nadia yang juga pelatih tari yang akan mendampingi ke festival internasional tersebut. Misi budaya yang ditampilkan dengan membawakan 7 tarian tanah air antara lain Tari Yapong, Tari Greget, Tari Tokecang, Tari Tortor, Tari Engbal, Tari Piring dan Tari Saman. Sebanyak 26 pelajar terdiri 18 penari, 8 pemusik akan menampilkan 7 tarian tersebut selama festival berlangsung.

Nadia mengutarakan keprihatinannya bahwa dewasa ini kecintaan pada budaya Indonesia agak menurun dan anak-anak sekarang lebih suka budaya modern.

Baca juga : 21 OMDA Sukses Meriahkan Opening Gebyar Nusantara 2023 di Kampus IPB

Melalui keikutsertaan di festival internasional ini , mereka anak muda bisa belajar budaya Indonesia dan budaya Indonesia di luar negeri juga di apresiasi. “Mereka kita ajarkan mencintai budaya sendiri, karena biasanya yang sudah-sudah setelah meng ikuti misi budaya ini, pulangnya ke tanah air mereka lebih mencintai budaya sendiri,” kata Nadia mengisahkan pengalaman melatih anak Indonesia dalam membawa misi budaya Indonesia ke manca negara.

Dikatakan persiapan yang dilakukan pelajar menuju festival Polandia dengan latihan secara rutin sejak bulan Maret awal. “Dari nol kita latih tarian dengan latihan dasar hingga selesai 7 tariannya baru di akhir bulan Mei kemarin.Mereka berlatih keras dan disiplin, mereka selalu hadir, dan mereka cepat menangkapnya hingga berhasil dengan baik untuk siap tampil di festival internasional Polandia.Saya salut dan apresiasi anak anak lab school ini,” tukas Nadia dengan nada semangat.

Perwakilan BPH Yayasan Labschool Indro,mengutarakan pihaknya merasa bangga atas partisipasi mewakili Indonesia itu. “Ungkapan terima kasih kepada CIOFF Indonesia, seluruh perwakilan siswa, para guru, khususnya kepada para orang tua siswa yang memberi dukungan penuh sehingga even internasional ini dapat kita ikuti bersama,” tandas Indro seraya meminta seluruh siswa sebagai duta Indonesia dapat menjaga nama baik bangsa.

Baca juga : Sidang Nominasi Bersama Kebaya sebagai Warisan Budaya Dunia Digelar Akhir Tahun Ini

Senada, Raidil Fitran Kepala Sekolah SMA Labschool Cirendeu menyatakan sangat mendukung penuh kegiatan ini sebagai bagian kerjasama internasional.

“Harapan kami mereka anak Indonesia dapat mengaktualisasikan diri, bisa berkolaborasi dengan anak muda negara lain, mengenal budaya negara lain. Kelak saat kuliah atau be kerja sudah mengetahui jejaring internasional,” tukasnya.

Di antara orang tua siswa yang hadir, Noni Rosalina mengapresiasi misi budaya tersebut, ia berharap anak Gen Z bisa menyelami dan mencintai budayanya sendiri.

Baca juga : Siswa Indonesia Kenalkan Budaya Nusantara di Friends International Youth Camp

“Kami para orang tua sangat mendukung kegiatan misi budaya ke festival internasional di Polandia ini.Even ini menjadi wahana mereka mengenal budaya negara lain terlebih juga guna mencintai budaya negara kita yang juga amat kaya dan beragam,” kata Noni yang akan turut serta mendampingi anak dan siswa SMA Labschool ke Polandia.

Adapun kegiatan yang akan mereka lakukan di Polandia antara lain Parade mengelilingi kota Zamosc dengan menyanyikan lagu-lagu daerah Indonesia, Folk Party, yaitu menampilkan tarian-tarian tradisional  Indonesia di depan warga setempat, bernyanyi di Zamosc Cathedral dengan membawakan lagu Indonesia Pusaka, dan Finale Concert atau closing ceremony.

Bagi SMA Labschool Cirendeu, ini yang pertama mengikuti misi budaya tersebut. Sebelumnya, peserta misi budaya dari SMA Labschool Kebayoran sejak tahun 2004. Sejumlah-sekolah lain pernah berpartisipasi diantaranya SMA Al Azhar Pusat pada1997. (H-2)

Source link

  • Share

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *