Mengenal Kandungan dan 3 Bahaya Mengonsumsi Susu Evaporasi

  • Share

Bahanya mengonsumsi susu evaporasi dalam jangka panjang(Freepik)

SUSU evaporasi, juga dikenal sebagai susu kental tanpa gula, adalah susu yang telah dihilangkan sekitar 60% kandungan airnya melalui proses penguapan. Meskipun sering digunakan dalam memasak dan baking karena kandungan nutrisinya yang tinggi, konsumsi susu evaporasi juga memiliki beberapa potensi bahaya dan efek samping yang perlu diperhatikan.

Kandungan Gizi dan Risiko Kesehatan

  1. Kandungan Lemak dan Kalori Tinggi: Susu evaporasi mengandung lemak dan kalori yang lebih tinggi dibandingkan susu biasa. Konsumsi berlebihan dapat menyebabkan peningkatan berat badan yang tidak diinginkan dan berkontribusi pada masalah kesehatan seperti obesitas dan penyakit jantung. Menurut Harvard T.H. Chan School of Public Health, konsumsi tinggi produk susu berlemak dapat meningkatkan risiko penyakit kardiovaskular​.

  2. Kandungan Laktosa: Meskipun proses penguapan mengurangi kandungan laktosa, susu evaporasi masih mengandung laktosa yang dapat menyebabkan masalah bagi individu dengan intoleransi laktosa. Gejala yang muncul bisa termasuk kembung, gas, dan diare​.

    Baca juga : Ini Risiko Kesehatan dari Konsumsi Garam Berlebihan

  3. Penambahan Bahan Tambahan: Beberapa produk susu evaporasi mengandung bahan tambahan seperti gula atau pengawet. Konsumsi gula tambahan dapat berkontribusi pada risiko diabetes dan masalah metabolisme lainnya. Oleh karena itu, penting untuk memeriksa label produk untuk memastikan tidak ada bahan tambahan yang tidak diinginkan​.

Dampak Jangka Panjang

  1. Risiko Kanker: Ada bukti yang menunjukkan bahwa konsumsi tinggi produk susu dapat dikaitkan dengan peningkatan risiko beberapa jenis kanker, seperti kanker prostat dan endometrium. Studi yang dipublikasikan di New England Journal of Medicine menunjukkan bahwa negara dengan konsumsi susu tertinggi juga memiliki tingkat fraktur pinggul yang lebih tinggi, yang dapat menjadi indikator masalah kesehatan tulang​.

  2. Keseimbangan Gizi: Susu evaporasi, meskipun kaya akan beberapa nutrisi seperti kalsium dan protein, bukanlah satu-satunya sumber nutrisi ini. Diet yang terlalu bergantung pada satu jenis makanan bisa menyebabkan ketidakseimbangan gizi. Penting untuk mendapatkan kalsium dari berbagai sumber seperti sayuran hijau, tofu, dan jus jeruk yang difortifikasi​.

    Baca juga : Rayakan Hari Gizi dan Makanan Nasional, Putri Habibie Gelar Kelas Praktik Memasak Ikan Patin 

Pertimbangan untuk Kehamilan

Selama kehamilan, konsumsi susu evaporasi dapat memberikan nutrisi penting seperti kalsium dan protein yang diperlukan untuk perkembangan janin. Namun, konsumsi berlebihan harus dihindari untuk mencegah peningkatan berat badan yang berlebihan dan risiko diabetes gestasional. Penting juga untuk memilih produk tanpa bahan tambahan yang tidak sehat​.Kesimpulan

Susu evaporasi dapat menjadi bagian dari diet yang sehat jika dikonsumsi dalam jumlah yang wajar. Namun, penting untuk menyadari potensi risiko kesehatannya, terutama jika dikonsumsi dalam jumlah berlebihan. Memilih produk yang tidak mengandung bahan tambahan dan mempertahankan diet yang seimbang dengan berbagai sumber nutrisi adalah langkah yang bijaksana untuk menjaga kesehatan jangka panjang. (Z-10)

Referensi:

  • Harvard T.H. Chan School of Public Health: “Milk may not be necessary for most adults”​ (Harvard Public Health)​.
  • ShunChild: “Exploring The Nutritional Benefits Of Evaporated Milk During Pregnancy”​ (ShunChild)​.

Source link

  • Share

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *