KPK Respons Dewas Sebut Pimpinan KPK Kerap Melawan

  • Share

Wakil ketua KPK Johanis Tanak (kanan).(Antara/Sulthony Hasanuddin)

WAKIL Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Johanis Tanak merespons pernyataan Dewan Pengawas (Dewas) yang mengeluh karena mendapat perlawanan dari pimpinan KPK saat diperiksa etik.

Ketua Dewan Pengawas (Dewas) KPK Tumpak Hatorangan Panggabean mengeluhkan soal sulitnya akses data di KPK saat rapat dengan pendapat (RDP) dengan Komisi III DPR RI.

Menanggapi itu, Johanis menyebut dirinya tak tahu ada pimpinan KPK yang kerap melawan saat diperiksa etik, salah satunya mengulur waktu. “Saya tidak tahu masalah itu,” terang Johanis, Rabu (5/6).

Baca juga : Dewas Buka Borok Pimpinan KPK, Alarm bagi Pansel Capim

Johanis mengaku dirinya tak pernah melakukan perlawanan seperti yang disebut oleh Dewas. “Kalau yang saya lakukan sifatnya normatif saja dan saya tidak merasa bersalah,” tegasnya.

“Oleh karena itu diputus dan dinyatakan tidak bersalah,” tambahnya.

Sebelumnya, Dewan Pengawas (Dewas) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengaku mendapat resistensi dari pimpinan KPK. Situasi ini terjadi ketika Dewas memeriksa pimpinan yang diduga terkait dengan pelanggaran etik.

“Dalam etik itu ada suatu resistensi dari pimpinan KPK, apabila pimpinan KPK terlibat di dalam dugaan pelanggaran etik ini,” kata Ketua Dewas KPK Tumpak Hatorangan Panggabean dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) di Komisi III DPR, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu, 5 Juni 2024.

Menurut Tumpak, Dewas kerap kesulitan memanggil pimpinan KPK yang diduga terkait pelanggaran etik. Upaya-upaya mengulur waktu menghindari pemanggilan juga sering dilakukan. (Z-2)

Source link

  • Share

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *