Khofifah Dilaporkan Atas Dugaan Korupsi Saat Jadi Mensos, KPK: Masih Proses Verifikasi dan Telaah

  • Share

TEMPO.CO, Jakarta – Komisi Pemberantasan Korupsi atau KPK belum menyatakan laporan terhadap Khofifah Indar Parawansa atas dugaan kerugian pada proyek verifikasi dan validasi orang miskin di Kementerian Sosial (Kemensos) layak diselidiki.

Kepala Bagian Pemberitaan KPK Ali Fikri berkata saat ini laporan terhadao Khofifah masih proses verifikasi. “Masih proses verifikasi dan telaah di bagian pengaduan masyarakat (dumas),” kata dia kepada TEMPO, Kamis, 6 Juni 2024.

Sebelumnya, Ketua Forum Komunikasi Masyarakat Sipil, Sutikno melaporkan Khofifah Indar Parawansa ke Komisi Pemberantasan Korupsi atau KPK atas dugaan kerugian pada proyek verifikasi dan validasi orang miskin di Kementerian Sosial (Kemensos).

Sutikno berkata dugaan kerugian itu didapatkan dari laporan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) pada 2016. “Enam tahun lalu kita laporkan itu, kita hitung kerugiannya Rp 58 miliar, sementara barusan kita dapatkan audit dari BPK, kerugian proyek yang kita laporkan itu Rp 98 miliar di kasus di Kemensos tahun 2015, program verifikasi dan validasi orang miskin,” katanya di Gedung Merah Putih KPK, Selasa, 4 Juni 2024.

Selain Khofifah, Forum Komunikasi Masyarakat Sipil juga melaporkan Kepala Pusdatin Kemensos Mumu Suherlan selaku Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) dan kuasa pengguna anggaran (KPA) Adhy Karyono.

Iklan

Menurut dia, dugaan korupsi oleh Khofifah terjadi pada saat dia menjabat sebagai Menteri Sosial (Mensos).

Pasalnya, proyek yang dilaporkan ke KPK itu diduga merugikan keuangan negara sebesar Rp 98 miliar dengan target 15 juta keluarga miskin yang ingin diverifikasi oleh Kemensos. Nilai proyek mencapai Rp 395 miliar.

Tidak hanya materil, menurut Sutikno, kegiatan yang dilakukan untuk program tersebut, yaitu musyawarah desa hingga kabupaten diduga fiktif bahkan ada dugaan pengadaan tenda yang merugikan keuangan negara Rp 7,8 miliar.

Pilihan Editor: Khofifah Dilaporkan ke KPK Atas Dugaan Korupsi di Kementerian Sosial

Source link

  • Share

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *