Jual Rumah yang Dia Kontrak

  • Share

JAKARTA, iNews.id – Mantan diplomat Djohan Effendi menjadi menjadi korban mafia tanah. Rumahnya yang dikontrakan dijual oleh Santoso Halim.

Santoso Halim bekerja sama dengan Husin Ali Muhammad yang menyewa rumah milik korban di Jalan Kemang V No 12, Mampang Prapatan, Jakarta Selatan. Modus pelaku awalnya meminjam sertifikat hak milik (SHM) dengan alasan menurunkan daya listrik.

“Pelaku Husin Ali Muhammad membawa petugas PLN palsu yakni Sdr Fauzi (DPO) untuk dengan meyakinkan korban,” ujar Pengacara Djohan Effendi, Arlon Sitinjak, Sabtu (29/6/2024).

Pada 12 Juli 2016, korban terpaksa bersedia meminjamkan dua SHM asli yang diminta pelaku. Namun setelah itu ternyata pelaku mengembalikan dua SHM palsu.

“Sampai di rumah dilihat-lihat kok ada yang tidak sesuai kemudian dibawa ke BPN. Setelah dicek ini adalah palsu,” jelasnya. 

Korban akhirnya melaporkan kejadian tersebut kepada polisi. Pelaku Husin Ali yang sudah divonis 5 tahun penjara selalu menghindar saat dimintai dua SHM yang asli.

“Akhirnya dilaporkan kepada pihak kepolisian,” jelasnya.

Pada 12 Agustus 2016 dibuat Akta Pengikatan Jual Beli No.08 dan No.09 oleh Santoso Halim di hadapan Notaris/PPAT Lusi Indriani. Pada 22 Agustus 2016 dibuat Akta Jual Beli No. 376 dan Akta Jual Beli No. 377 di hadapan Notaris/PPAT Vivi Novita Ranadireksa. 

“Dalam jual beli tersebut anehnya Santoso Halim tidak melakukan pembayaran atas jual beli tanah dan bangunan tersebut,” katanya.

Editor : Faieq Hidayat

Source link

  • Share

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *