banner 728x250

Jadi Busana Lebaran Populer, Apa Saja Jenis Peci di Dunia?

  • Share
banner 468x60

TEMPO.CO, Jakarta – Peci dikenal sebagai salah satu busana lebaran yang sangat populer. Peci di berbagai negara memiliki berbagai bentuk dan jenisnya. Di Indonesia, kita juga sering melihat berbagai macam jenis peci yang sering digunakan. Lantas, Apa saja bentuk peci yang populer? Ini delapan jenis peci di belahan dunia berikut ini.

Example 300x600

1. Peci Songkok

Dikutip dari Duhamuslimwear.com, peci songkok populer di kalangan masyarakat Indonesia dan Melayu. Peci songkok juga sangat lekat dengan presiden pertama Indonesia, Soekarno. Saat ini, peci songkok kerap digunakan di acara resmi, mulai dari upacara nasional, pemakaman, pengajian, akad nikah, dan lain sebagainya.

2. Peci Miki Hat

Peci hitam miki hat sering dipakai oleh anak muda. Peci ini memiliki bentuk menyerupai kupluk dan didesain seperti topi, namun tidak memiliki visor di bagian depannya. Peci jenis ini menyerupai beanie hat atau sailor cap yang dilengkapi model lipatan di bagian dalamnya. Bahan kain peci miki hat berasal dari bahan wol rajut sehingga hangat dan nyaman di kepala.

3. Fez atau Tarbus

Jenis peci ini berasal dari Turki. Tarbus juga dikenal dengan sebutan red kufi, takke, sarik, dan romap cap. Peci fez tidak hanya digunakan oleh umat Muslim saja, namun dipakai oleh penganut agama lainnya, seperti Druze, Yahudi Samaritan, bahkan cabang kelompok rahasia Freemason yaitu Shriners.

4. Peci Putih (Peci Haji)

Dilansir dari Uinsgd.ac.id, peci putih atau dikenal dengan peci haji merupakan tutup kepala favorit semua kalangan. Bentuknya polos dan bulat mengikuti bentuk kepala sehingga fleksibel dalam berbagai kegiatan. Biasanya peci ini digunakan untuk shalat berjamaah serta menghadiri kajian keagamaan.

5.  Karakul atau Qarakul

Dirangkum dari Bahankain.com, karakul merupakan sejenis topi yang terbuat dari rambut domba qaraqul atau lembu foetus. Karakul merupakan bagian dari busana adat Kabul yang digunakan oleh pria Afghanistan. Qaraqul juga dikenakan oleh pria Asia Tengah dan Asia Selatan. Penutup kepala berbentuk unik ini menjadi ciri khas pria kota berpendidikan sejak awal abad ke-20.

6. Pakol

Selain karakul, pria Afghanistan dan Pakistan juga mengenakan peci bernama Pakol atau khapol. Pakol berasal dari Khowar bahasa Chitral. Peci ini berbentuk bulat berlapis lunak, umumnya berbahan dasar kain wol dengan variasi warna netral seperti coklat, hitam, abu-abu dan gading. Pakol kerap digunakan sebagai pengganti sorban karena memiliki bagian pelindung.

7. Papakha

Berikutnya ada papakha, peci khas yang dipakai umat Muslim Chechen di dataran Rusia. Papakha jadi ikon pria muslim setelah pejuang Muslim bernama Syaikh Imam Shamil memakainya saat melawan Rusia. Ukurannya sangat tinggi dan berat, sehingga pemakainya tak bisa membungkukan kepala. Papakha juga digunakan untuk melamar perempuan. Pinangan dianggap berhasil jika wanita tak kunjung melemparkan kembali peci tersebut.

8. Peci Sihji

Sindhi atau Saraiki adalah jenis peci yang dipakai sebagian besar pria Sindhi di Provinsi Sindh di Pakistan. Orang Saraiki, Baloch dan orang Pashtun juga mengadopsi penutup kepala ini serta dianggap sebagai bagian penting budaya Saraiki. Peci Sihji menjadi simbol nasionalisme Sindhi selama ratusan tahun, Sehingga peci ini sering dijadikan hadiah atau tanda hormat, bersama Ajrak.

Pilihan Editor: Kepala Pierluigi Collina Ditutupi Peci Hadiri Pemberian Bintang Jasa untuk Presiden FIFA Gianni Infantino   

Source link

banner 325x300
banner 120x600
  • Share

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *