Flu Burung Ternyata Dapat Menular ke Kucing, Ini Tindakan yang Dapat Dilakukan Pemilik Hewan

  • Share

ilustrasi. Flu burung dapat menular ke kucing(MI/heri susetyo)

DALAM beberapa tahun terakhir, kekhawatiran global terhadap flu burung, yang juga dikenal sebagai influenza avian semakin meningkat karena potensi dampaknya terhadap kesehatan manusia dan hewan. Penelitian terbaru menunjukkan bahwa flu burung juga dapat menular ke kucing. Lantas apa yang dapat dilakukan pemilik hewan?

Flu burung adalah infeksi virus menular yang terutama menyerang spesies unggas, termasuk burung liar dan unggas peliharaan. Virus penyebab flu burung, influenza A (H5N1), dapat bermutasi dan menimbulkan risiko bagi hewan lain dan manusia. Penularan biasanya terjadi melalui kontak langsung dengan unggas yang terinfeksi atau melalui kotorannya. 

Penelitian terbaru mengungkap bahwa kucing domestik memiliki peluang untuk tertular dan menyebarkan virus flu burung. Dalam beberapa kasus, kucing diketahui terinfeksi virus H5N1 setelah melakukan kontak dengan unggas yang sakit atau lingkungannya yang terkontaminasi. Hal ini menimbulkan kekhawatiran mengenai peran kucing domestik dalam penularan flu burung di rumah tangga dan masyarakat.

Baca juga : Hari Bahagia Tahun Baru Kucing! 2 Januari 2024

Selain itu, kucing dapat tertular flu burung melalui berbagai cara, seperti berburu dan memakan burung yang terinfeksi atau melalui kontak dengan permukaan dan benda yang terkontaminasi. Virus ini dapat bertahan hidup di permukaan benda dalam waktu lama, sehingga berpotensi menjadi sumber infeksi bagi kucing yang penasaran.

Dalam kondisi tersebut, hal apa saja yang dapat dilakukan oleh pemilik hewan? Berikut ini adalah hal yang bisa dilakukan pemiliki hewan untuk melindungi hewan mereka dari flu burung:
 
1. Batasi kontak dengan burung liar

Pertama-tama, penting bagi pemilik hewan untuk membatasi kontak hewan mereka dengan burung liar. Burung liar sering menjadi sumber utama penularan flu burung. Pastikan hewan tetap di dalam rumah atau dalam lingkungan yang aman, terutama jika ada burung liar yang sering berkunjung ke halaman rumah. 

Baca juga : Guru Besar Unila Apresiasi Kementan dalam Penyiapan Bahan Baku Obat dan Vaksin Hewan

2. Jaga kebersihan hewan

Kebersihan hewan sangat penting dalam mencegah penularan flu burung. Rutin membersihkan bulu dan kaki kucing dengan menggunakan produk pembersih yang aman untuk hewan peliharaan. Hal ini akan membantu menghilangkan kuman atau virus yang mungkin ada pada bulu atau kaki kucing 

3. Jaga kebersihan lingkungan

Baca juga : Dokter Harap Kesadaran Masyarakat Mengenai Vaksinasi Ditingkatkan

Selain menjaga kebersihan hewan, pemilik hewan juga perlu menjaga kebersihan lingkungan di sekitar hewan mereka. Jika ada burung liar yang sering berkunjung ke halaman, pastikan untuk membersihkan dan mendisinfeksi area tersebut secara rutin. Hindari kontak langsung dengan kotoran burung, karena dapat menjadi sumber penularan flu burung. 

4. Perhatikan gejala

Pemilik hewan perlu memperhatikan gejala yang mungkin muncul pada hewan mereka. Gejala flu burung pada kucing meliputi demam, batuk, bersin, kehilangan nafsu makan, dan kelesuan. Jika Anda melihat adanya gejala tersebut, segera hubungi dokter hewan untuk mendapatkan diagnosis dan perawatan yang tepat. 

Baca juga : PB IDI: 90% Penularan Cacar Monyet Melalui Kontak Seksual

5. Vaksinasi

Konsultasikan dengan dokter hewan mengenai vaksinasi yang dapat melindungi hewan dari flu burung atau penyakit menular lainnya. Vaksinasi dapat membantu meningkatkan sistem kekebalan tubuh hewan dan mengurangi risiko penularan flu burung. 

6. Jaga kekebalan tubuh

Selain vaksinasi, pemilik hewan juga perlu menjaga kekebalan tubuh hewan dengan memberikan makanan yang sehat dan seimbang. Pastikan hewan Anda mendapatkan nutrisi yang cukup, istirahat yang cukup, dan tidak memberikan makanan sembarangan seperti daging unggas mentah dan susu. Sistem kekebalan tubuh yang kuat akan membantu hewan melawan infeksi flu burung. (P-5)

Source link

  • Share

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *