Dosen Pegawai Negeri Sipil Sulit Meraih Gelar Guru Besar dibanding Politisi

  • Share

TEMPO.CO, Jakarta – 

Terganjal Meraih Jabatan Guru Besar

Sejumlah dosen pegawai negeri sipil mengalami hambatan saat mengajukan diri sebagai guru besar. Berbagai syarat terpenuhi, tapi jenjang pangkat dan urusan adminitrasi serta alasan yang ditengarai dibuat-buat menjadi kendala untuk meraih jabatan akademik tersebut. Belum lagi alasan senioritas. Hal ini kontras dengan para politisi yang kini dengan mudah meraih status guru besar. Mengapa hal ini bisa terjadi?

Mudahnya Guru Besar untuk Politikus

Dosen PNS lebih sulit meraih guru besar ketimbang dosen praktisi dari politikus. Ada faktor like or dislike.

Ekbis 

Minim Emiten Baru di Bursa

Jumlah emiten baru di Bursa Efek Indonesia anjlok. Pada paruh pertama 2024, hanya ada 25 perusahaan yang melakukan penawaran perdana saham atau initial public offering (IPO) dengan nilai US$ 248 juta. Sementara itu, pada periode yang sama tahun lalu, 44 emiten baru melantai di bursa dengan total penggalangan dana US$ 2,28 miliar. Mengapa jumlah emiten baru minim?

Hukum

Dampak Putusan Bebas Pegi Setiawan

Iklan

Putusan bebas Pegi Setiawan dinilai bisa berdampak terhadap delapan terpidana kasus pembunuhan Vina dan Eky.

Editorial

Tercekik Harga Obat

Harga obat di Indonesia lima kali lebih mahal dibanding di negara ASEAN lain. Akibat tata kelola dan riset yang lemah.

Baca selengkapnya di Koran Tempo:

Terganjal Meraih Jabatan Guru Besar

Minim Emiten Baru di Bursa

Dampak Putusan Bebas Pegi Setiawan

Tercekik Harga Obat

Source link

  • Share

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *