Dongkrak Batik Tegalan Mendunia, BI Tegal Gelar Capacity Building

  • Share

Capacity Building oleh Kantor BI Perwakilan Tegal, Jawa Tengah, Selasa (4/6/2024).(MI/Supardji)

KANTOR Perwakilan Bank Indonesia (KPw BI) Tegal, Jawa Tengah, menggelar Capacity Building Ragam Hias dan Pembendaharaan Desain dan Motif Batik bagi pelaku UMKM

Acara berlangsung di Vannamei Resto, Desa Bengle, Kecamatan Talang, Kabupaten Tegal, Selasa (4/6).

Kepala KPw BI Tegal, Marwadi, menampaikan BI sebagai bank sentral terus berupaya memberikan kontribusi terbaik dalam rangka meningkatkan peran UMKM dalam perekonomian.

Baca juga : Atikoh Ganjar Safari Politik Kunjungi UMKM di Kabupaten Tegal

“Pengembangan UMKM yang dilakukan BI diselaraskan dengan bidang tugas dan sejalan dengan visi, misi dan program strategis BI. Salah satunya meningkatkan akses keuangan UMKM untuk mendukung stabilitas sistem keuangan,” ujar Marwadi.

Marwadi menuturkan batik tegalan merupakan salah satu warisan budaya Indonesia di wilayah Eks Karesidenan Pekalongan yang kaya akan nilai-nilai sejarah, keindahan motif klasik dan makna simbolik yang mendalam,” terang Marwadi.

Ia menyebut motif yang dihasilkan memadukan geografis Tegal yakni pesisir pantai utara dan agraris. Melalui capacity building ini, diharapkan semua para pengrajin berkesempatan untuk memahami lebih dalam proses pembuatan desain dan motif batik tegalan, dari konsepsi dan pengembangan desain sehingga tidak hanya mampu memenuhi selera lokal saja tapi mampu mengakomodir selera pasar nasional atau bahkan selera internasional.

Baca juga : BI Tegal Kembali Gelar Semarak UMKM Pantura 2024

“Melalui kolaborasi dan kerja keras stake holders terkait dalam hal ini Permodalan Nasional Madani (PNM) Pemerintah Kabupaten Tegal, dan Universitas Pekalongan Fakultas Teknik Batik, saya yakin akan mampu menghasilkan karya-karya batik tegalan yang memukau dan memperkaya khazanah budaya bangsa,” jelasnya.

Marwadi mengajak para perajin batik untuk manfaatkan kesempatan itu sebaik mungkin, serta jadikan setiap momen dalam pelatihan seperti itu sebagai langkah menuju kesuksesan.

“Khususnya dalam melestarikan dan mengembangkan seni batik tegalan,” pungkas Marwadi.

Pada capacity building tersebut mengundang narasumber yakni Zahir Widadi dosen teknologi batik Universitas Pekalongan dan Agung Prihantono, pimpinan Cabang PNM (Persero) Tegal. (J-3)

Source link

  • Share

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *