Doa agar Haid Cepat Keluar, Muslimah Harus Tahu!

  • Share

JAKARTA, iNews.id Doa agar haid cepat keluar berikut dapat diamalkan. Siklus menstruasi yang tidak teratur memang dapat menjadi sumber kekhawatiran bagi banyak wanita. 

Salah satu masalah umum yang dihadapi wanita adalah menstruasi yang terlambat atau tidak keluar selama berbulan-bulan. Ada berbagai faktor yang dapat menyebabkan hal tersebut, seperti stres, kelelahan, perubahan pola makan, dan ketidak seimbangan hormon. 

Kondisi ini tentu membuat tubuh terasa tidak nyaman karena tidak seperti semestinya. Maka dari itu berikhtiar dan berdoa kerap dilakukan saat mengalami kondisi yang demikian. 

Doa agar Haid Cepat Keluar

Sebenarnya tidak ditemukan secara spesifik doa agar haid cepat keluar sesuai ajaran Rasulullah SAW. Dalam kondisi ini, doa yang bisa dibaca adalah doa agar terhindar dari segala penyakit.

Sebagaimana yang telah dijelaskan sebelumnya, siklus menstruasi yang tidak normal berhubungan dengan kondisi kesehatan seseorang. Oleh sebab itu, doa agar dijauhkan dari segala penyakit adalah doa yang tepat saat menghadapi situasi tersebut.

Doa yang dimaksud adalah doa yang pernah dipanjatkan oleh Nabi Ayyub saat meminta diberikan kesembuhan. Doa ini termaktub dalam Al-Qur’an.

رَبَّهُ أَنِّي مَسَّنِيَ الضُّرُّ وَأَنْتَ أَرْحَمُ الرَّاحِمِينَ

Robbi annii massaniyadh dhurru wa anta arhamar roohimiin.

Artinya : Ya Tuhanku, sesungguhnya aku telah ditimpa penyakit dan Engkau adalah Tuhan Yang Maha Penyayang di antara semua penyayang. (QS Al-Anbiya :83).

Selain doa tersebut, terdapat doa dihindarkan dari penyakit yang pernah diajarkan oleh Rasulullah SAW.

اللّهُمَّ رَبَّ النَّاسِ أَذهِبِ البَأسَ اشفِ أَنتَ الشَّافِي لَا شِفَاءَ إِلَّا شِفَاوءُكَ شِفَاءً لَا يُغَادِرُ سَقَمًا

Allahumma Rabban nasi, adzhibil ba’sa isyfi anta asy-syafi la syifa’a illa syifauka syifaan la yughadiru saqman.

Artinya: Ya Allah Tuhannya manusia, hilangkanlah rasa sakit ini, sembuhkan lah, engkau dzat Yang Maha Menyembuhkan, tak ada kesembuhan kecuali kesembuhan dari-Mu, yaitu kesembuhan yang tak meninggalkan rasa sakit. [HR Bukhari].

Waktu Terbaik Membacanya

Perihal waktu terbaik untuk membaca doa tersebut, tak ada aturan khusus dalam ajaran Islam. Namun, seorang wanita bisa membacanya setelah sholat fardhu atau tengah malam.

Hal itu lantaran waktu-waktu tersebut adalah beberapa waktu yang mustajab, sebagaimana hadits berikut ini:

عَنْ أَبِي أُمَامَةَ قَالَ قِيلَ يَا رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَيُّ الدُّعَاءِ أَسْمَعُ قَالَ جَوْفَ اللَّيْلِ الْآخِرِ وَدُبُرَ الصَّلَوَاتِ الْمَكْتُوبَاتِ

Artinya: Dari Abu Umamah, ia berkata, “Rasulullah shallallahu wa`alaihi wa sallam ditanya; wahai Rasulullah, doa apakah yang paling di dengar? Beliau berkata: “Doa di tengah malam terakhir, serta setelah shalat-shalat wajib.” (HR. Tirmidzi).

Penyebab Haid Tidak Lancar

Melansir dari laman Medical News Today, Jumat (3/5/2024), berikut ini adalah penyebab haid tidak lancar.

1. Alat kontrasepsi hormonal

Alat kontrasepsi hormonal bekerja dengan menekan ovulasi. Oleh sebab itu, alat tersebut, seperti pil KB kerap membuat siklus menstruasi.

2. Menyusui

Prolaktin merupakan hormon yang berperan dalam produksi ASI.  Hal ini juga dapat menekan ovulasi, terutama pada orang yang secara eksklusif dan sering menyusui selama bulan-bulan pertama kehidupan bayi.  

Artinya, seseorang mungkin tidak mendapat menstruasi selama waktu tersebut. Menstruasi biasanya kembali segera setelah seseorang mulai lebih jarang menyusui atau ketika mereka berhenti menyusui.

3. Perimenopause

Perimenopause adalah tahap pertama menopause, dan dimulai 4–8 tahun sebelum menopause dimulai, biasanya saat seseorang berusia 40-an. Selama perimenopause, siklus menstruasi mungkin menjadi lebih panjang atau lebih pendek di berbagai titik.  
Akhirnya, menstruasi menjadi lebih jarang terjadi dan berhenti sama sekali saat menopause dimulai.

4. Stres

Tingkat stres yang tinggi dikaitkan dengan menstruasi yang tidak teratur. Para ilmuwan mengonfirmasi hal ini pada tahun 2021 dengan melakukan studi retrospektif mengenai keteraturan siklus selama pandemi COVID-19.

Dari 210 peserta, 54% melaporkan perubahan siklus menstruasi pada bulan-bulan awal pandemi. Mereka yang melaporkan tingkat stresnya lebih tinggi cenderung mengalami menstruasi yang lebih lama dan lebih berat.

Saat seseorang stres, tubuh melepaskan hormon stres, seperti adrenalin dan kortisol.  Ini dapat berinteraksi dengan hormon seks yang mengatur menstruasi.

5. Berat badan turun drastis

Penurunan berat badan yang berlebihan atau cepat dapat menyebabkan menstruasi menjadi kurang teratur atau berhenti. Hal ini terjadi ketika bagian otak berhenti melepaskan hormon yang berdampak pada siklus menstruasi.  

6. Kanker serviks dan endometrium

Kanker serviks dan endometrium dapat menyebabkan pendarahan tidak biasa dari rahim yang mungkin menyerupai menstruasi.  Seseorang mungkin juga mengalami pendarahan di antara menstruasi atau setelah berhubungan seks.

Jenis kanker ini menyebabkan sedikit gejala pada tahap awal, jadi sangat penting untuk berkonsultasi dengan dokter tentang pendarahan vagina yang tidak dapat dijelaskan.

7. Olahraga berlebihan

Olahraga berlebihan juga dapat mengganggu hormon yang bertanggung jawab terhadap menstruasi. Hal ini bisa terjadi pada atlet wanita, penari, dan lainnya yang berlatih secara intensif.  

8. Endometriosis

Endometriosis mempengaruhi 1 dari 10 wanita usia subur.  Hal ini menyebabkan jaringan yang biasanya melapisi rahim tumbuh di luar rahim. Hal ini dapat menyebabkan rasa sakit yang luar biasa, terutama di sekitar menstruasi.

9. Fibroid rahim

Fibroid adalah pertumbuhan yang dapat berkembang di dinding rahim. Kebanyakan fibroid bersifat non-kanker.  Ukurannya bisa berkisar dari seukuran biji apel hingga seukuran jeruk bali.

Seseorang dengan fibroid mungkin mengalami menstruasi yang menyakitkan dan cukup berat hingga menyebabkan anemia

10. Tiroid

Tiroid adalah kelenjar berbentuk kupu-kupu di leher yang menghasilkan hormon tiroid.  Hal ini mempunyai pengaruh terhadap siklus menstruasi.

Memiliki tiroid yang kurang aktif  atau hipotiroidisme berarti kelenjar tiroid tidak menghasilkan cukup hormon. Hal ini dapat menyebabkan menstruasi yang lebih lama dan lebih berat.  

11. PCOS

Menstruasi tidak teratur adalah tanda paling umum dari sindrom ovarium polikistik (PCOS), yang terjadi ketika kista tumbuh di ovarium. Orang dengan kondisi ini sering kali memiliki kadar androgen yang tinggi, yaitu hormon seks pria.  

Hal ini dapat menghentikan ovulasi, sehingga menyebabkan menstruasi tidak teratur. Orang dengan PCOS mungkin tidak menstruasi dan mengalami pendarahan hebat saat menstruasi tiba.

Makanan Penunjang Haid Cepat Keluar

1. Jahe

Jahe sangat bermanfaat bagi kesehatan Anda, dari mengobati pilek hingga melancarkan pencernaan. Kandungan vitamin C dan magnesium pada jahe dapat membantu rahim berkontraksi, yang pada gilirannya memulai menstruasi.

2. Pepaya mentah

Pepaya membantu mengontraksikan otot-otot di rahim, yang membantu melepaskan darah dan jaringan dari vagina.

3. Kayu manis

Selain meningkatkan cita rasa masakan, kayu manis juga dapat digunakan untuk melancarkan siklus menstruasi Anda. Ini menghangatkan tubuh dari dalam, yang meningkatkan aliran darah

4. Kunyit

Kunyit memiliki banyak khasiat obat dan dapat dikonsumsi untuk mengatasi menstruasi yang tidak teratur.  Minumlah dengan susu hangat dan madu sebelum tidur. 

Rempah-rempah ini juga bermanfaat dalam menyembuhkan kram menstruasi.

5. Nanas

Nanas mengandung enzim yang disebut bromelain. Ini membantu meluruhkan lapisan rahim, yang memulai menstruasi Anda.  Buah ini juga meningkatkan produksi sel darah merah dan putih, yang membantu aliran darah.

Itulah doa agar haid cepat keluar. Semoga bermanfaat.  

Editor : Komaruddin Bagja

Source link

  • Share

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *