Dinas Peternakan Garut Awasi Kesehatan Hewan Kurban

  • Share

Tim Pemeriksa Kesehatan Hewan Dinas Peternakan Garut memeriksa sapi di pasar hewan.(DOK/DISKOMINFO GARUT)

DINAS Perikanan dan Peternakan Garut, Jawa Barat, melakukan pengecekan kesehatan dan penjualan hewan kurban di Pasar Hewan Wanaraja dan PD Berkah Farm di Kecamatan Karangpawitan.

Pengecekan kesehatan hewan kurban dilakukan untuk memastikan ternak yang dijual memiliki surat keterangan kesehatan hewan.

Kepala Dinas Perikanan dan Peternakan Kabupaten Garut, Beni Yoga Gunasantika mengatakan, jelang Idul Adha tim Diskannak harus melakukan pengecekan kesehatan dan penjualan hewan kurban. Pemerintah Kabupaten Garut mengingatkan para peternak untuk memastikan ternak yang dijual memiliki surat keterangan kesehatan hewan (SKKH).

Baca juga : Idul Adha, Purwakarta Tingkatkan Pemeriksaan Kesehatan Ternak

Surat tersebut menjamin hewan yang dijual di Garut sudah diperiksa kesehatan dari daerah asalnya.

“Jadi penjual harus memiliki dan membawa SKKH, artinya hewan yang disembelih maupun diperjualbelikan di Kabupaten Garut sudah dijamin kesehatannya. Pada Idul Adha tahun ini Garut telah menyediakan sapi dan kerbau sekitar 9.862 ekor, serta domba dan kambing jumlahnya itu 15.436 ekor,” tambahnya, Kamis (30/5).

Beni mengatakan, jelang Idul Adha, Diskannak mengadakan pelatihan terutama kepada juru sembelih halal untuk 30 perwakilan Dewan Kemakmuran Masjid (DKM) di Kabupaten Garut. Mereka bekerja sama dengan Kementerian Agama untuk sosialisasi bagi penyuluh agama dan juru sembelih halal di Rumah Potong Hewan Ciawitali.

Baca juga : Rumah Zakat Luncurkan Tiga Produk Qurban Tahun Ini

“Untuk memudahkan masyarakat terutamanya dalam memilih hewan, Diskannak memberikan kalung khusus bagi hewan kurban yang sehat mulai bentuk fisik tidak kurus, tidak cacat, berjenis kelamin jantan serta cukup umur. Nantinya hewan yang dikonsumsi para penerima kurban sesuai aturan atau kaidah agama yang berlaku begitu,” ujarnya.

Menurutnya, di wilayahnya memiliki dua pasar hewan yakni pasar Wanaraja dan Bayongbong yan biasanya beroperasi Rabu dan Minggu, Jadwal ini akan ditambah menjadi 3 hari menjelang Idul Adha.

 

 

Source link

  • Share

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *