China Temukan Harta Karun 2 Mineral Sangat Langka, Ini Kegunaannya

  • Share

SHANGHAI, iNews.id – Ahli geologi China menemukan ‘harta karun‘ berupa dua mineral baru di tambang logam tanah jarang terbesar di dunia yang terletak di China utara. Dua mineral niobium-skandium baru itu bernama Oboniobite dan Scandio-fluoro-eckermannite yang berasal dari endapan Bayan Obo di Daerah Otonomi Mongolia Dalam. 

Mengutip CGTN, penemuan ini merupakan hasil kolaborasi antara Institut Geologi dan Geofisika Akademi Ilmu Pengetahuan China (CAS), Inner Mongolia Baotou Steel Union Co Ltd, Institut Penelitian Tanah Langka Baotou, dan Central South University, menurut laporan CAS kepada Xinhua

Akademisi CAS, Li Xianhua menuturkan, Asosiasi Mineralogi Internasional telah mengkonfirmasi status mineral tersebut sebagai mineral baru dan menyetujui penamaannya. 

Niobium dan skandium merupakan logam kritis strategis yang sangat langka. Niobium digunakan dalam baja khusus, bahan superkonduktor, dan industri dirgantara, sementara skandium banyak digunakan dalam paduan aluminium-skandium dan sel bahan bakar oksida padat.

“Mineral-mineral baru ini mengandung unsur-unsur berharga yang memiliki penerapan signifikan di berbagai bidang seperti material baru, energi baru, teknologi informasi, ruang angkasa, pertahanan nasional dan industri militer, dan sangat penting bagi pembangunan ekonomi dan sosial negara,” kata Li dikutip, Minggu (7/7/2024).

Editor : Aditya Pratama

Source link

  • Share

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *