Asap Tebal di Food Court Supermal Karawaci Diduga Kebakaran, Pengunjung Panik dan Berhamburan

  • Share

TEMPO.CO, Tangerang – Kepulan asap tebal di food court Supermal Karawaci, Tangerang, membuat pengunjung dan pegawai panik dan berhamburan ke luar pada Rabu sore. Asap tebal itu diduga akibat korsleting yang terjadi di pusat perbelanjaan di Jalan Boulevard Diponegoro No.105, Bencongan, Kecamatan Kelapa Dua, Kabupaten Tangerang itu.

Namun belum diketahui penyebab pasti asap tebal tersebut. 

Angga, seorang pengunjung mal itu mengatakan asap tersebut membuat banyak orang berhamburan karena panik. “Pada teriak kebakaran tadi. Itu di dekat tempat makanan Lippo Karawaci,” ujarnya, Rabu malam, 10 April 2024. 

Akibat kepulan asap yang sempat diduga karena kebakaran itu, para pengunjung berlarian ke luar mal dan sebagian karyawan menutup tokonya. Mereka khawatir kebakaran bisa meluas. 

“Iya banyak yang tutup, tapi lebih banyak pengunjung yang berhamburan keluar,” kata Angga. 

Menurut Angga, dia belum melihat ada petugas pemadam kebakaran (Damkar) yang tiba di lokasi. “Tapi tadi banyak petugas keamanan yang langsung ke lokasi titik asap, dan sebagian tempat juga sudah disterilisasi,” ujarnya.  

Iklan

Sementara itu Suvervisor Pusdalops BPBD Kabupaten Tangerang Toni mengatakan belum menerima laporan tersebut. Namun BPBD sudah melakukan pengecekan setelah mendengar informasi tersebut. 

“Saya sudah kontak ke orang maintenance sana setelah dapat info dari wartawan tadi. Itu sudah bisa ditangani sama internal mereka,” ujarnya. 

Bahkan aktivitas di Supermal Karawaci disebut sudah kembali normal. “Aktivitas di mal juga tidak ada evakuasi dan pengunjung masih belanja saja. Itu ada di lantai UG. Aman, tidak ada ribet-ribet kebetulan alat penanganan kebakaran dia memang lengkap. Itu ada dugaan koslet di dapur,” ujarnya.

MUHAMMAD IQBAL

Pilihan Editor: Kapolres Metro Tangerang Beri Hadiah Umroh Polisi yang Lumpuhkan Pencuri Modus Tukar Uang di Citra Raya

Source link

  • Share

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *