AS Uji Coba 2 Rudal Balistik Nuklir Minuteman III, Klaim Tak Terkait Rusia

  • Share

WASHINGTON, iNews.idAmerika Serikat (AS) mengumumkan dua uji coba rudal balistik antarbenua (ICBM) selama beberapa hari terakhir. Rudal Minuteman III diluncurkan dari Pangkalan Angkatan Luar Angkasa Vandenberg, California, pada Selasa dan Kamis lalu.

Departemen Pertahanan AS (Pentagon) menyebut uji coba itu sudah terencana rutin dan tidak kaitannya dengan peristiwa-peristiwa di dunia belakangan ini.

Dua rudal Minuteman III yang diuji tersebut dipersenjatai dengan hulu ledak tiruan, bukan nuklir.

“Uji coba peluncuran ini merupakan bagian dari aktivita rutin dan berkala, bertujuan untuk menunjukkan bahwa penangkal nuklir AS aman, terjamin, andal, dan efektif untuk mencegah ancaman abad ke-21 dan meyakinkan sekutu kami,” bunyi pernyataan Air Force Global Strike Command, dikutip dari RT, Sabtu (8/6/2024).

Angkatan Udara (AU) dan Angkatan Luar Angkasa AS bekerja sama dalam uji coba di Vandenberg. Rudal terbang 6.700 km lebih sebelum jatuh di sebuah lokasi di Atol Kwajalein, Kepulauan Marshall. 

Pentagon tak menjelaskan apakah uji coba itu berhasil atau tidak.

Disebutkan AS sudah melakukan lebih dari 300 uji coba rudal balistik. Peluncuran pekan ini tak ada kaitannya dengan peristiwa panas yang terjadi di beberapa wilayah dunia belakangan ini, termasuk meningkatnya ketegangan dengan Rusia terkait Ukraina. Presiden Joe Biden memberi izin kepada Ukraina untuk menggunakan senjatanya untuk menyerang ke wilayah Rusia.

Rusia memulai serangkaian latihan nuklir taktis di salah satu distrik militernya bulan lalu. Latihan itu disebut Kremlin sebagai respons terhadap eskalasi konflik Ukraina yang belum pernah terjadi sebelumnya. 

Sejak itu, Ukraina menargetkan dua radar peringatan dini Rusia, sehingga meningkatkan kemungkinan terjadinya peperangan nuklir.

Sementara itu rudal Minuteman III pertama kali beroperasi pada tahun 1970-an. Saat ini diperkirakan ada sekitar 400 unit rudal yang ditempatkan di lima negara bagian AS. 

Editor : Anton Suhartono

Source link

  • Share

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *