Arus Balik Lebaran 2024, Tak Ada Kendaraan dari Barat ke Timur di GT Kalikangkung

  • Share

TEMPO.CO, Jakarta – Juru Bicara Divhumas Polri Kombes Pol. Harry Goldenhardt mengatakan kendaraan yang melewati Gerbang Tol (GT) Kalikangkung dari Barat ke Timur pada arus balik Lebaran 2024 nihil karena sudah diberlakukan sistem one way.

Kendaraan yang melewati GT Kalikangkung dari Timur Ke Barat pada Ahad hingga pukul 10.00 WIB tercatat 12.549 kendaraan. “Bapak Kapolri telah memerintahkan evaluasi pelaksanaan percepatan arus mudik bersama stakeholder, serta pengaturan delaying system dan penyiapan buffer zone secara optimal dan menjaga ketertibannya,” kata Harry dalam keterangan resmi, Ahad, 14 April 2024.

Pelaksanaan one way dari KM 414 GT Kalikangkung sampai KM 72 Tol Cipali dan Contraflow dua Lajur KM 72 Tol Cipali sampai dengan KM 47 Tol Japek diperpanjang hingga Ahad, 14 April 2024, pukul 24.00 WIB.

Untuk data kapal penyeberangan, penumpang dan kendaraan pada Operasi Ketupat 2024, kapal yang beroperasi dari Pelabuhan Merak menuju Bakauheni sebanyak 31 kapal dengan 86 perjalanan. Jumlah penumpang 32.293 orang dengan total kendaraan sebanyak 6.567 unit.

Kapal yang beroperasi dari Pelabuhan Bakauheni menuju Merak sebanyak 31 kapal dengan 86 perjalanan. Jumlah penumpang 61.218 orang dengan total kendaraan sebanyak 14.507 unit.

Iklan

Polri mengimbau seluruh masyarakat untuk kerjasamanya tertib, antre, dan bersabar. ASDP dan Polri bersama stakeholder terkait akan terus memberikan pelayanan pada para pemudik sehingga nyaman, aman, serta mudik ceria penuh makna pada tahun ini.

Masyarakat pun diimbau agar berkendara dengan aman, khususnya pada jalur rekayasa lalu lintas saat arus balik dapat memastikan kesehatan fisik dalam kondisi baik dan utamakan keselamatan pengemudi maupun penumpang.

Masyarakat juga diminta untuk mengecek dengan benar kondisi kendaraan pascamudik sebelum, serta tertib dan mematuhi rambu jalan dan peraturan yang ada. Pada arus balik Lebaran 2024, pemudik turut diimbau untuk tidak berhenti atau beristirahat di bahu jalan karena dapat membahayakan diri sendiri dan pengemudi lainnya.

Pilihan Editor: Top 3 Hukum: Fakta Kematian Brigadir Yosua di Tangan Ferdy Sambo, Bentrok Brimob vs TNI di Sorong

Source link

  • Share

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *