AHY Ungkap 4 Cara Menghindari Jeratan Mafia Tanah, Simak di Sini!

  • Share

JAKARTA, iNews.id – Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) mengatakan pada dasarnya setiap orang bisa menjadi korban kejahatan mafia tanah. Apalagi, saat ini masih tercatat banyak masyarakat yang menjadi korban. 

“Semua bisa menjadi korban, masyarakat yang rentan tentu paling menderita karena tidak ada daya upaya untuk bisa membela dirinya dan memperjuangkan keadilan serta hak-hal mereka atas tanah yang seharusnya milik mereka,” kata  AHY dalam keterangan resminya, Rabu (26/6/2024).

AHY pun mengingatkan kepada masyarakat untuk melakukan empat langkah konkret agar terhindar dari mafia tanah. Pertama, masyarakat yang belum memiliki sertifikat diharapkan segera mendaftarkan dan mensertifikatkan tanahnya. 

“Terbukti bahwa sertifikat asli yang dimiliki para korban bagaimana pun mampu menyelamatkan aset yang mereka miliki,” ujar dia. 

Kedua, AHY mengimbau masyarakat ketika sudah memiliki sertifikat tanah jangan dititipkan atau dipinjamkan kepada siapa pun yang tidak berhak. Hal ini untuk mencegah terjadinya penggandaan atau pemalsuan sertifikat. 

“Sering kali yang menjadi pelaku itu ada di sekitar korban. Amankan sertifikat yang sudah kita miliki tadi, ini mencegah terjadinya pemalsuan dan penggandaan dokumen yang tidak diperbolehkan,” tutur AHY.

Masyarakat juga diminta tetap menjaga dan tidak menelantarkan tanahnya dengan membuat tanda batas tanah secara permanen. “Kalau bisa, pasang patok batas yang lebih permanen, sehingga tidak mudah digeser dan akhirnya diserobot siapa pun,” ujar dia.

Jika sudah berupaya menjaga tanahnya, namun tetap menjadi korban oknum mafia tanah, AHY mengajak masyarakat segera melaporkannya ke Satgas Anti-Mafia Tanah. 

“Kami semua bersepakat dan punya komitmen untuk semakin bersinergi, khususnya di Jambi kita tahu masih banyak masalah yang harus kita selesaikan, tapi dengan kolaborasi dan sinergi saya yakin itu semua bisa kita tuntaskan,” kata AHY.

Editor : Puti Aini Yasmin

Source link

  • Share

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *