9 Pidato Inspiratif untuk Memperingati Hari Kesaktian Pancasila 2024

  • Share

Ilustrasi – Pidato untuk Hari Kesaktian Pancasila 2024(Antara)

PADA 1 Juni adalah Hari Lahir Pancasila, sebuah momen yang sangat bersejarah bagi Indonesia. Di tanggal ini, tahun 1945, Presiden Soekarno menyampaikan pidato pentingnya ideologi negara di sidang pertama Badan Penyelidik Usaha-Usaha Persiapan Kemerdekaan (BPUPKI). 

Sebagai penghormatan terhadap Hari Lahir Pancasila, berbagai kegiatan diadakan, termasuk upacara bendera. Biasanya, dalam upacara tersebut, pembina upacara memberikan pidato singkat yang menginspirasi.

Di bawah ini adalah contoh pidato Hari Kesaktian Pancasila 2024, yang telah dikutip dari berbagai sumber. Pidato ini dapat digunakan dalam perlombaan di sekolah atau acara lainnya yang diselenggarakan untuk memperingati Hari Pancasila.

Baca juga : BPIP Lakukan Pengecekan Akhir Persiapan Upara Hari Lahir Pancasila

CONTOH 1

Bismillahirrahmanirrahim,
Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh,
Salam sejahtera untuk kita semua,

SALAM PANCASILA!

Saudara dan saudariku sebangsa dan se-Tanah Air,

Baca juga : Feminisme Pancasila: Benteng Penolak Erosi Demokrasi

Pada hari ini, (tanggal) 1 Juni 2024, kita memperingati Hari Lahir Pancasila. Hari ketika Bung Karno, sebagai Proklamator Kemerdekaan, Bapak Pendiri Bangsa, pertama kali memperkenalkan Pancasila melalui pidatonya tahun 1945 di depan sidang Badan Penyelidik Usaha-usaha Persiapan Kemerdekaan (BPUPK). 

Peringatan Hari Lahir Pancasila Tahun 2024 ini mengambil tema “Pancasila Jiwa Pemersatu Bangsa Menuju Indonesia Emas 2045”. Tema ini mengandung maksud  Pancasila menyatukan kita dengan segala perbedaan suku, agama, budaya, dan bahasa dalam menyongsong 100 tahun Indonesia Emas yang maju, mandiri, dan berdaulat.

Patut kita syukuri sebagai sebuah bangsa yang majemuk, Pancasila, dan nilai-nilai yang dikandungnya menjadi bintang yang memandu kehidupan bangsa agar sesuai dengan cita-cita pendirian negara. Keberadaan Pancasila merupakan anugerah dari Tuhan Yang Maha Esa untuk bangsa Indonesia. 

Baca juga : Akademisi Menilai Kebijakan Harus Berlandaskan Nilai Pancasila

Di dalam Pancasila terkandung nilai-nilai luhur yang menjunjung tinggi nilai- nilai inklusivitas, toleransi, dan gotong royong. Keberagaman yang ada merupakan berkat yang dirajut dalam identitas nasional “Bhinneka Tunggal Ika”.

Dalam momentum yang sangat bersejarah ini, saya mengajak komponen bangsa di mana pun berada untuk bahu membahu membumikan nilai-nilai Pancasila ke dalam setiap aspek kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara. Sebagai meja statis, Pancasila terbukti mampu mempersatukan kita dalam menghadapi beragam gelombang tantangan dan ujian sejarah sehingga sampai dengan saat ini Indonesia tetap berdiri kukuh dan tangguh sebagai bangsa yang besar. Sedangkan sebagai leitstar dinamis, Pancasila merupakan bintang penuntun yang membawa Indonesia pada gerbang kemajuan dan kemakmuran di era globalisasi teknologi dan informasi sekarang ini.

Pancasila harus senantiasa kita jiwai dan pedomani agar menjadi ideologi yang bekerja, yang dirasakan kehadiran dan manfaatnya oleh seluruh tumpah darah Indonesia. Selain regulasi yang berlandaskan pada semangat dan jiwa Pancasila, kita juga perlu keteladanan yang tercermin dari etika, integritas, dan karakter para pemimpin dan rakyat Indonesia.

Baca juga : Pengamat: Pancasila sebagai Penyelamat Kemajemukan Indonesia

Perkembangan situasi global yang ditandai kemajuan teknologi komunikasi yang begitu pesat menjadi tantangan tersendiri bagi bangsa Indonesia. Pancasila diharapkan menjadi filter agar bangsa Indonesia tidak mengalami disorientasi di masa depan. 

Pesatnya kemajuan teknologi informasi saat ini yang ditandai dengan masifnya penggunaan teknologi dan ponsel pintar (smartphone) dalam mengakses informasi melalui beragam media harus dapat dimanfaatkan secara bijaksana untuk menyiarkan konten-konten dan narasi positif yang mencerminkan aktualisasi nilai-nilai Pancasila di tengah kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara. 

Lebih dari itu, saya mengajak kepada seluruh komponen bangsa untuk mengarusutamakan Pancasila dengan metode dan cara-cara kekinian dalam menyongsong bonus demografi yang akan menempatkan kaum milenial dan Gen-Z sebagai pelaku utama pembangunan bangsa.

Dengan semangat Pancasila yang kuat, saya yakin seluruh tantangan yang akan dihadapi bangsa Indonesia akan dapat diatasi. Terlebih, di tengah krisis global yang terjadi, Indonesia berhasil menjaga stabilitas ekonomi, sosial, dan politik. Keberhasilan tersebut tentu merupakan sumbangsih gotong royong seluruh anak bangsa dengan ideologi Pancasila sebagai fondasi dasarnya. 

Kita juga patut bersyukur dan bangga bahwa bangsa Indonesia telah terbukti menjadi bangsa yang dewasa, dewasa dalam berdemokrasi, berbangsa, dan bernegara. Kita harus bersyukur dan berbangga telah melewati Pemilihan Umum yang demokratis secara aman dan damai demi tegaknya kedaulatan rakyat, konstitusi serta persatuan dan kesatuan bangsa.

Mengakhiri pidato ini, kami mengajak seluruh komponen bangsa untuk bersama-sama bergotong royong merawat anugerah Pancasila melalui peringatan Hari Lahir Pancasila 1 Juni. Kita harus bekerja sama dan berkolaborasi menjaga kerukunan dan keutuhan sebagai wujud pengamalan nilai-nilai Pancasila. 

Semoga peringatan Hari Lahir Pancasila ini dapat memompa semangat kita semua untuk terus mengamalkan Pancasila demi Indonesia yang maju, adil, makmur, dan berwibawa di kancah dunia. Semoga Allah Subhanahu wa Ta’ala Tuhan Yang Maha Esa senantiasa memberikan perlindungan dan petunjuk kepada kita semua untuk kejayaan bangsa dan negara Indonesia.

Selamat Hari Lahir Pancasila!

Terima kasih,
Wassalamu’alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh,
SALAM PANCASILA!

CONTOH 2

Assalamu’alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh.
Salam sejahtera,

Pada hari ini, tanggal 1 Juni 2024, kita kembali memperingati Hari Lahir Pancasila, momen bersejarah yang menjadi tonggak penting bagi bangsa Indonesia. Di tengah gejolak dunia dan dinamika politik menjelang pemilu, Pancasila hadir sebagai pemersatu, penuntun arah, dan sumber kekuatan bagi bangsa ini.

Hadirin yang berbahagia,

Pancasila, lahir dari rahim peradaban bangsa yang kaya akan nilai-nilai luhur, dirumuskan oleh para pendiri bangsa dengan penuh kebijaksanaan dan semangat persatuan. Pancasila bukan sekadar rangkaian kata, melainkan kompas moral yang memandu bangsa ini dalam melangkah menuju masa depan yang gemilang.

Lima sila Pancasila, yaitu Ketuhanan Yang Maha Esa, Kemanusiaan yang Adil dan Beradab, Persatuan Indonesia, Kerakyatan yang Dipimpin oleh Hikmah Kebijaksanaan dalam Musyawarah Mufakat, dan Keadilan Sosial bagi Seluruh Rakyat Indonesia, merupakan fondasi kukuh bagi bangsa ini. Nilai-nilai Pancasila yang terkandung di dalamnya menjadi landasan bagi kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara yang harmonis, adil, dan sejahtera.

Generasi muda yang saya banggakan,

Di pundak kalianlah masa depan bangsa ini digantungkan. Kalian adalah pewaris nilai-nilai Pancasila dan agen perubahan yang diharapkan mampu membawa bangsa ini ke puncak kejayaan. Oleh karena itu, penting bagi kalian untuk mempelajari, memahami, dan mengamalkan Pancasila dalam kehidupan sehari-hari.

Mari kita jadikan Pancasila sebagai kompas moral dalam setiap langkah dan keputusan kita. Tanamkan nilai-nilai Pancasila dalam diri, keluarga, dan masyarakat. Jauhi segala bentuk ujaran kebencian, perpecahan, dan diskriminasi. Bangunlah persatuan dan kesatuan bangsa dengan semangat Pancasila.

Hadirin yang berbahagia,

Di tengah era globalisasi dan kemajuan teknologi, Pancasila dihadapkan pada berbagai tantangan. Tantangan tersebut harus kita atasi dengan keteguhan dan kebersamaan. Kita harus menjaga Pancasila dari rongrongan pihak-pihak yang ingin memecah belah bangsa.

Mari kita jadikan Hari Lahir Pancasila ini sebagai momentum untuk meneguhkan komitmen kita dalam menjaga dan mengamalkan Pancasila. Dengan semangat Pancasila, kita dapat membangun bangsa Indonesia yang lebih maju, adil, dan sejahtera.

Terima kasih.

Wassalamu’alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh.

CONTOH 3

Bismillahirrahmanirrahim,
Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh,

Salam sejahtera untuk kita semua,

SALAM PANCASILA!

Saudara-saudara sebangsa dan se-Tanah Air,

Hari ini, 1 Juni 2024, kita berkumpul untuk memperingati Hari Lahir Pancasila, sebuah momen bersejarah yang mengingatkan kita pada dasar negara yang menjadi pedoman dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Pada tanggal yang sama di tahun 1945, Bung Karno dengan penuh semangat memperkenalkan Pancasila dalam pidatonya di hadapan sidang Badan Penyelidik Usaha-usaha Persiapan Kemerdekaan (BPUPK). Pidato tersebut bukan sekadar kata-kata, melainkan sebuah deklarasi tentang identitas dan arah bangsa Indonesia yang merdeka.

Pancasila dengan lima sila yang terkandung di dalamnya, memberikan kita arah dan pedoman dalam menghadapi tantangan zaman. Ketuhanan, kemanusiaan, persatuan, kerakyatan, dan keadilan sosial adalah prinsip-prinsip yang harus kita pegang teguh. Dalam era globalisasi dan perkembangan teknologi yang pesat, nilai-nilai ini menjadi lebih relevan dalam menjaga keutuhan dan kedaulatan bangsa.

Sebagai bangsa yang beragam, kita sering dihadapkan pada perbedaan yang bisa menjadi sumber konflik. Namun, melalui integrasi sosial yang dilandasi oleh Pancasila, kita dapat menjadikan perbedaan sebagai kekuatan. Pancasila mengajarkan kita untuk menghargai perbedaan dan bekerja sama dalam membangun masyarakat yang harmonis dan sejahtera. Ini adalah tugas kita semua, dari generasi tua hingga generasi muda, untuk terus membumikan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari.

Saya ingin mengajak kita semua untuk memanfaatkan momentum ini sebagai refleksi dan evaluasi diri. Mari kita tanyakan kepada diri kita, sudah sejauh mana kita mengamalkan nilai-nilai Pancasila? Sudahkah kita menerapkan prinsip-prinsip keadilan sosial dalam kehidupan sehari-hari? Apakah kita sudah berperan aktif dalam menciptakan masyarakat yang damai dan sejahtera? Ini adalah pertanyaan-pertanyaan penting yang harus kita jawab dengan tindakan nyata.

Di akhir pidato ini, saya mengajak seluruh rakyat Indonesia untuk terus menjaga dan memperkukuh persatuan dan kesatuan bangsa. Pancasila adalah warisan luhur yang harus kita jaga bersama. Mari kita bekerja sama, bahu-membahu, dan bergotong royong untuk mengatasi setiap tantangan yang ada. Dengan semangat Pancasila, kita pasti bisa membawa Indonesia menjadi negara yang maju, adil, dan sejahtera di masa depan.

Selamat Hari Lahir Pancasila!

Terima kasih,

Wassalamu’alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh,
SALAM PANCASILA!

CONTOH 4

Bismillahirrahmanirrahim,
Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh,

Salam sejahtera untuk kita semua,

SALAM PANCASILA!

Saudara-saudara sebangsa dan se-Tanah Air,

Hari ini, 1 Juni 2024, kita kembali memperingati Hari Lahir Pancasila. Pada tanggal ini, kita mengingat saat Bung Karno, Bapak Proklamator kita, memperkenalkan Pancasila dalam sidang BPUPK tahun 1945. Peringatan ini bukan hanya untuk mengenang sejarah, tetapi juga untuk merefleksikan pentingnya Pancasila dalam kehidupan kita sehari-hari sebagai bangsa yang merdeka dan berdaulat.

Pancasila bukan hanya landasan moral dan etika, tetapi juga sumber inspirasi bagi inovasi yang bertanggung jawab dan berkelanjutan. Di era digital ini, kemajuan teknologi telah mengubah cara kita hidup, bekerja, dan berinteraksi. Namun, kemajuan ini harus selalu dilandasi oleh nilai-nilai Pancasila agar kita tidak kehilangan arah.

Ketuhanan Yang Maha Esa mengingatkan kita untuk selalu bersyukur dan bertindak sesuai dengan ajaran agama. Kemanusiaan yang Adil dan Beradab mendorong kita untuk mengembangkan teknologi yang bermanfaat bagi semua, tanpa diskriminasi. 

Persatuan Indonesia mengajarkan kita untuk menggunakan teknologi untuk memperkuat kebersamaan, bukan memecah belah. Kerakyatan yang Dipimpin oleh Hikmat Kebijaksanaan dalam Permusyawaratan/Perwakilan mengajarkan pentingnya partisipasi dan musyawarah dalam pengambilan keputusan, termasuk dalam bidang teknologi. Keadilan Sosial bagi Seluruh Rakyat Indonesia mengingatkan kita untuk memastikan bahwa manfaat dari inovasi teknologi dirasakan oleh seluruh lapisan masyarakat.

Selain teknologi, tantangan besar lainnya yang kita hadapi adalah perubahan iklim dan kerusakan lingkungan. Pancasila sebagai landasan keberlanjutan mengajarkan kita untuk menjaga alam dan lingkungan sebagai bagian dari tanggung jawab kita terhadap Tuhan dan generasi mendatang. 

Gotong royong dalam menjaga lingkungan harus menjadi semangat kita bersama. Kita harus berinovasi dalam cara kita mengelola sumber daya alam, mengurangi emisi karbon, dan meningkatkan efisiensi energi untuk mencapai pembangunan berkelanjutan.

Dalam menghadapi tantangan global, kita harus tetap berpegang pada nilai-nilai Pancasila. Pancasila mengajarkan kita untuk bersikap inklusif, toleran, dan berorientasi pada keadilan sosial. Nilai-nilai ini adalah fondasi yang kokoh untuk membangun masa depan Indonesia yang lebih baik, di mana teknologi dan keberlanjutan berjalan beriringan untuk kesejahteraan bersama.

Marilah kita jadikan Hari Lahir Pancasila ini sebagai momentum untuk memperkuat komitmen kita dalam mengamalkan Pancasila dalam setiap aspek kehidupan. Mari kita berinovasi dengan semangat Pancasila dan bergerak menuju keberlanjutan untuk Indonesia yang lebih maju, adil, dan sejahtera.

Selamat Hari Lahir Pancasila!

Terima kasih,
Wassalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh,

SALAM PANCASILA!

CONTOH 5

Assalamu’alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh,

Yang terhormat Bapak/Ibu Guru, serta teman-teman sejawatku yang saya cintai,

Hari ini, kita semua berkumpul dalam semangat kebangsaan untuk merayakan Hari Pancasila. Sebuah momen penting yang mengingatkan kita akan nilai-nilai luhur yang menjadi pondasi bangsa Indonesia. Pancasila bukanlah sekadar kata-kata dalam buku pelajaran, tetapi cermin dari semangat persatuan dalam keberagaman.

Sebagai siswa, kita adalah generasi penerus bangsa yang memiliki peran penting dalam membangun masa depan Indonesia. Dalam perjalanan kita mengarungi dunia pendidikan, marilah kita kenali dan amalkan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari.

Pertama, Ketuhanan Yang Maha Esa mengajarkan kita untuk mengakui keberadaan Tuhan yang Maha Kuasa. Mari kita jaga keyakinan dan kepercayaan kita kepada Tuhan dalam segala hal yang kita lakukan.

Kedua, Kemanusiaan yang Adil dan Beradab mengajarkan kita untuk menghargai martabat manusia dan menjunjung tinggi nilai-nilai keadilan serta kesopanan dalam berinteraksi satu sama lain.

Ketiga, Persatuan Indonesia mengajarkan kita untuk menyatukan diri dalam keberagaman. Mari kita tinggalkan perbedaan dan bergandengan tangan membangun bangsa yang bersatu dan kuat.

Keempat, Kerakyatan yang Dipimpin oleh Hikmah Kebijaksanaan dalam Permusyawaratan/Perwakilan mengajarkan kita untuk menghargai demokrasi dan berpartisipasi aktif dalam pembangunan negara.

Dan kelima, Keadilan Sosial bagi Seluruh Rakyat Indonesia mengajarkan kita untuk memastikan bahwa setiap warga negara mendapatkan hak dan kewajibannya secara adil.

Dalam perayaan Hari Pancasila ini, marilah kita sebagai siswa, terus memperkokoh jiwa kebangsaan dengan mengamalkan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan kita sehari-hari. Mari kita jaga persatuan dan kesatuan, serta berkomitmen untuk menjadi generasi penerus bangsa yang berperan aktif dalam mewujudkan cita-cita bangsa Indonesia.

Terima kasih kepada Bapak/Ibu Guru yang senantiasa membimbing kami, dan kepada teman-teman sejawatku yang selalu mendukung. Mari kita bersama-sama, membangun kebangsaan yang kokoh, berlandaskan nilai-nilai Pancasila.

Wassalamu’alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh.

CONTOH 6

Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh,
Salam sejahtera bagi kita semua,
Om Swastiastu,
Namo buddhaya,

Salam Kebajikan,
Rahayu

Ibu dan Bapak seluruh masyarakat Indonesia yang saya hormati,

Para pendiri bangsa Indonesia mencetuskan Pancasila sebagai dasar negara dan ideologi bangsa dan sejak kelahirannya sampai hari ini Pancasila adalah kekuatan kita untuk berjuang membangun cita-cita kita. Selain itu Pancasila menjadi pengingat kita  di tengah semua situasi dan kondisi, kedaulatan Indonesia berdasar pada keadilan sosial dan persatuan seluruh lapisan masyarakat. Oleh karena itu, merefleksikan kembali nilai-nilai Pancasila pada hari ini merupakan awal yang baik untuk menyatukan cita-cita dan langkah kita ke depan.

Peringatan Hari Kesaktian Pancasila perlu kita jadikan momentum untuk merefleksikan hal-hal yang telah dan harus kita lakukan untuk menjadikan Indonesia sebagai bangsa yang tangguh di masa kini dan bangsa yang tangguh di masa yang akan datang.

Selama ini upaya yang kita lakukan lebih berfokus pada hasil akhir dan mengesampingkan integrasi sosial budaya dan pelestarian lingkungan. Hal tersebut kurang sejalan dengan konsep pembangunan berkelanjutan yang menyelaraskan potensi sumberdaya alam dengan sumberdaya manusia. Menyadari hal tersebut, inilah waktunya kita merancang keseimbangan baru yang mengedepankan kemajuan semua kelompok masyarakat dan memprioritaskan konservasi alam.

Kepada semua masyarakat Indonesia saya ucapkan selamat memperingati Hari Kesaktian Pancasila. Dengan nilai-nilai Pancasila yang menyertai langkah kita, mari membangun Indonesia yang lebih tangguh, lebih inklusif dan lebih mencerdaskan bangsa.

Terima kasih
Wassalamualaikum warahmatullah wabarakatuh
Om Shanti Shanti Shanti om
Namo buddhaya
Rahayu

CONTOH 7

Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh,
Salam sejahtera bagi kita semua,

Selamat pagi para hadirin yang berbahagia, pertama-tama marilah kita panjatkan puji dan syukur atas ke hadirat Tuhan Yang Maha Esa karena atas rahmat dan rezeki-Nya lah, kita dapat berkumpul dalam suasana yang bahagia di hari peringatan Hari Lahir Pancasila.

Para pendiri bangsa Indonesia mencetuskan Pancasila sebagai dasar negara dan ideologi bangsa dan sejak kelahirannya sampai hari ini Pancasila adalah kekuatan kita untuk berjuang membangun cita-cita kita.

Selain itu Pancasila menjadi pengingat kita bahwa di tengah semua situasi dan kondisi, kedaulatan Indonesia berdasar pada keadilan sosial dan persatuan seluruh lapisan masyarakat. Oleh karena itu, merefleksikan kembali nilai-nilai Pancasila pada hari ini merupakan awal yang baik untuk menyatukan cita-cita dan langkah kita ke depan.

Hadirin yang saya hormati,

Peringatan Hari Lahir Pancasila perlu kita jadikan momentum untuk merefleksikan hal-hal yang telah dan harus kita lakukan untuk menjadikan Indonesia sebagai bangsa yang tangguh di masa kini dan bangsa yang tangguh di masa yang akan datang.

Selama ini upaya yang kita lakukan lebih berfokus pada hasil akhir dan mengesampingkan integrasi sosial budaya dan pelestarian lingkungan. Hal tersebut kurang sejalan dengan konsep pembangunan berkelanjutan yang menyelaraskan potensi sumberdaya alam dengan sumberdaya manusia. Menyadari hal tersebut, inilah waktunya kita merancang keseimbangan baru yang mengedepankan kemajuan semua kelompok masyarakat dan memprioritaskan konservasi alam.

Dalam hal ini Pancasila akan berperan sebagai titik berangkat sekaligus tujuan pembangunan bangsa dan negara kita. Kebangkitan dan kemajuan bangsa kita dari pandemi ditentukan oleh kemerdekaan anak-anak Indonesia untuk mengembangkan potensinya sendiri dengan kemampuan dan panggilan hatinya. Inilah titik berangkat kita.

Selanjutnya kemerdekaan dalam belajar, berkarya, kemerdekaan dalam berbudaya akan melahirkan generasi pelajar Pancasila, yaitu sosok pembelajar sepanjang hayat, yang beriman, bertaqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, berakhlak mulia, berkebhinekaan Global, mampu bergotong-royong, mandiri, bernalar kritis, dan kreatif. Para pelajar Pancasila Itulah yang akan meneruskan estafet pembangunan Indonesia yang berkelanjutan dan berkeadilan di masa depan.

Kepada semua hadirin, saya ucapkan selamat memperingati Hari Lahir Pancasila. Dengan nilai-nilai Pancasila yang menyertai langkah kita, mari membangun Indonesia yang lebih tangguh, lebih inklusif dan lebih mencerdaskan dengan Merdeka Belajar.

Terima kasih.
Wassalamualaikum warahmatullah wabarakatuh.

CONTOH 8

Assalamu’alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh,
Salam Sejahtera bagi kita semua,

Hadirin yang saya hormati,

Lebih dari 77 tahun Pancasila telah menjadi bintang pemandu bangsa Indonesia. Pancasila sudah bertahan dan tumbuh di tengah deru ombak ideologi-ideologi lain yang berusaha menggesernya.

Sungguh Pancasila adalah berkah yang indah yang diberikan Tuhan Yang Maha Esa kepada kita, melalui perenungan, pergulatan pemikiran dan kejernihan batin para founding fathers lndonesia. Pancasila pertama kali diuraikan secara jelas oleh Bung Karno pada tanggal 1 Juni 1945, kemudian dituangkan dalam Piagam Jakarta pada tanggal 22 Juni 1945 dan dirumuskan secara final pada tanggal 18 Agustus 1945.

Para pendiri bangsa dari berbagai kelompok, golongan dan latar belakang duduk bersama untuk menetapkan Pancasila sebagai pemersatu segala perbedaan. Pancasila berperan sebagai falsafah dan dasar negara yang kokoh, yang menjadi fondasi dibangunnya lndonesia yang bersatu, berdaulat, adil dan makmur.

Hadirin yang saya hormati,

Peringatan Hari Lahir Pancasila di setiap tanggal 1 Juni ini harus kita manfaatkan sebagai momen pengingat, momen pemacu dan momen aktualisasi nilai-nilai Pancasila. Marilah kita terus amalkan warisan mulia para founding fathers ini untuk kemajuan bangsa, dan sekaligus juga menjadi sumbangsih Indonesia kepada masyarakat dunia.

Negara mana pun di dunia ini akan selalu berproses menjadi masyarakat yang bineka dan majemuk. Sering kali kemajemukan ini juga dibayang-bayangi oleh risiko intoleransi, ketidak-bersatuan dan ketidak-gotong-royongan.

Saatnya kita berbagi pengalaman dalam ber-bhinneka tunggal ika, dalam bertoleransi serta dalam membangun persatuan dan kebersamaan. Saatnya kita berbagi pengalaman dalam mengamalkan nilai-nilai luhur Pancasila untuk ikut melaksanakan ketertiban dunia yang berdasarkan kemerdekaan, perdamaian abadi dan keadilan sosial.

Akhir kata, saya ingin mengajak hadirin semuanya untuk bersama-sama mengamalkan Pancasila dalam keseharian kita. Semangat bersatu, berbagi dan berprestasi akan meneguhkan derap langkah kita dalam membawa Indonesia menuju negara yang maju dan jaya.

Demikian pidato singkat dari saya.

Wassalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh.

Selamat Hari Lahir Pancasila!

CONTOH 9

Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh,
Yang terhormat Bapak/Ibu/Saudara-saudara sekalian,

Ketika saya berdiri disini, saya sudah mengetahui bahwa saya harus menyampaikan berangkai-rangkai kata terkait Pancasila yang momennya sedang kita rayakan saat ini. Namun semakin saya mendekat pada podium, rangkaian kata kita berubah menjadi sebuah tanda tanya.

Apa yang kita maknai dari Pancasila? Sering sekali yang saya temukan adalah perjalanan, kedudukan, kegunaan, fungsi, dan lain sebagainya. Namun ada satu yang kerap kita lupakan, bahwa Pancasila adalah esensi hidup berkarakter dan berkualitas.

Hari Pancasila bukanlah sekadar perayaan, tetapi juga panggilan untuk bertindak sesuai dengan nilai-nilai luhur bangsa Indonesia. Sebagai pandangan hidup dan dasar negara, Pancasila mengajarkan kepada kita untuk hidup berdampingan secara damai, menghargai perbedaan, serta berusaha mewujudkan keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia.

Di tengah arus globalisasi dan tantangan kompleks, kita dituntut untuk tetap berpegang teguh pada nilai-nilai Pancasila. Mari kita bersama-sama menjadikan Pancasila sebagai pedoman dalam menghadapi berbagai permasalahan sosial, politik, dan ekonomi yang dihadapi bangsa ini.

Selama Pancasila tertanam dalam sanubari dan tercermin dalam tingkah laku, saya yakin segala impak negatif yang merasuki karakter bangsa akan terpental jauh tanpa menggerus nilai-nilai kita.

Demikian dari saya. 

Terima kasih. 
Wassalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh.

Melalui berbagai kegiatan peringatan dan pidato-pidato yang menggugah, diharapkan semangat persatuan, keadilan sosial, dan ketahanan nasional yang diwariskan oleh Pancasila akan terus menggelora dan membimbing langkah bangsa Indonesia menuju masa depan yang lebih baik. 

Semoga semangat Hari Lahir Pancasila ini dapat menjadi inspirasi bagi kita semua dalam mewujudkan Indonesia yang lebih maju, adil, dan sejahtera. (Z-3)

Source link

  • Share

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *