5 Kali Guguran Lava Gunung Merapi Terjadi Sepanjang Siang hingga Sore

  • Share

Luncuran lava pijar keluar dari kubah lava Gunung Merapi terlihat dari Turi, Sleman, DI Yogyakarta(ANTARA FOTO/Hendra Nurdiyansyah)

GUNUNG Merapi yang berada di perbatasan empat kabupaten di Jateng dan DIY (Kabupaten Magelang, Kabupaten Boyolali, Kabupaten Klaten dan Kabupaten Sleman) sepanjang hari Senin dari pukul 06.00 hingga pukul 18.00 WIB sama sekali tidak mengepulkan asap.

Meski demikian, kata petugas Pos Pengamatan Gunung Merapi, Alzwar Nurmanaji dan Yulianto, Kawasan puncak diguncang 30 kali gempa guguran dengan amplitudo maksimum 26 milimeter dan durasi maksimum 145,76 detik.

“Kegempaan lainnya, fase banyak atau hybrid juga 30 kali dengan amplitudo maksimum 15 millimeter serta durasi maksimum 8,76 detik dan gempa 7 kali gempa vulkanik dangkal dengan amplitudo maksimum 80 millimeter serta durasi maksimum 15 detik,” katanya.

Baca juga : BPPTKG Prediksi Aliran Erupsi Merapi ke Sungai Gendol

Disebutkan pada pagi hingga siang, angin bertiup ke arah barat dan pada siang hingga sore bertiup ke arah utara.

“Suhu Udara maksimum 28 derajat celsius dan kelembaban udara maksimum 87%,” katanya lagi.

Pos Pengamatan Gunung Merapi juga mencatat terjadinya 5 kali guguran lava dengan Jarak luncur hingga 1.300 meter dan mengarah ke barat daya.

“Jika terjadi perubahan aktivitas yang signifikan, maka tingkat aktivitas Gunung Merapi akan segera ditinjau kembali. Untuk sekarang ini status masih Siaga atau Level III,” ungkapnya. (AU/Z-7)

Source link

  • Share

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *