316 Desa di Kalimantan Selatan Masih Blank Spot

  • Share

Dinas Komunikasi dan Informatika Kalsel mengungkapkan 316 desa di Kalimantan Selatan masih blank spot dan ditargetkan 2026 masalah ini dapat(MI/Denny)

MESKI dikenal sebagai salah satu daerah kaya di Indonesia, faktanya masih ada ratusan desa di Provinsi Kalimantan Selatan yang belum terjangkau jaringan telekomunikasi (blank spot). Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kalsel mencatat masih ada sekitar 300 desa di Kalsel masih mengalami blank spot.

“Ada sekitar 8% wilayah di Kalsel masih blank spot. Ini menjadi target agar semua wilayah merdeka telekomunikasi, terlebih dengan adanya pembangunan ibu kota negara Nusantara di Kaltim dan Kalsel menjadi pintu gerbang IKN,” ungkap Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kalsel, Muhammad Muslim, di sela-sela kegiatan turdes Menuju Indonesia Emas, Selasa (9/7).

Muslim mengatakan terus berkoordinasi dengan Kementerian Kominfo terkait pembangun BTS (Base Transceiver Station). Pihaknya menargetkan kendala blank spot ini dapat dituntaskan pada 2026.

Baca juga : Pemerintah Didorong Serius Tangani Kasus TPPO

Sampai 2022 tercatat masih ada 316 desa belum terjangkau jaringan telekomunikasi atau blank spot. Daerah-daerah blank spot tersebar di Kabupaten Banjar 46 desa, Barito Kuala 64 desa, Tanah Laut 45 desa.

Kabupaten Hulu Sungai Tengah 33 desa, Hulu Sungai Selatan 32 desa, Hulu Sungai Utara 9 desa. Kotabaru 38 desa, Tanah Bumbu 18 desa, Balangan 16 desa, Tapin 6 desa dan Tabalong 7 desa. Daerah titik buta ini umumnya terjadi di wilayah pedalaman/terpencil dan pegunungan seperti pegunungan Meratus.

Dua daerah yang sudah merdeka telekomunikasi di Kalsel baru Kota Banjarmasin dan Kota Banjarbaru (ibu kota provinsi). 

Muslim mengatakan pengentasan kendala sinyal ini terus dilakukan, mengingat
telekomunikasi memegang peranan penting bagi pembangunan daerah. (Z-3)

Source link

  • Share

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *